Dunia sains kembali mencatat sebuah penghormatan tak biasa yang ditujukan kepada megabintang Lionel Messi. Kapten Timnas Argentina tersebut baru saja diabadikan sebagai nama sebuah spesies tanaman baru dari Pegunungan Andes, Peru, yang dinamai Salvia messii. Penamaan ini terasa begitu emosional dan mencuri perhatian publik karena perpaduan warna bunganya yang menampilkan gradasi biru langit dan putih, sangat identik dengan warna kebesaran jersey Albiceleste.
Dilansir dari Marca, penemuan spesies baru ini secara resmi dideskripsikan oleh para peneliti bernama Paúl Gonzáles, Rolando Uría, serta Jean Capcha-Ramos, dan telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Phytotaxa. Tanaman unik ini merupakan jenis semak aromatik dari keluarga lamiaceae—kelompok yang sama dengan mint dan rosemary—yang mampu tumbuh hingga ketinggian hampir 1,5 meter di lereng-lereng berbatu wilayah Lima dan Ica.
Meskipun baru dipublikasikan secara resmi, jejak populasi tanaman ini sebenarnya telah tercatat sejak tahun 2009 silam di bawah pengawasan ketat para peneliti. Namun, butuh waktu bertahun-tahun ekspedisi lanjutan serta perbandingan mendalam untuk memastikan bahwa tumbuhan endemik yang hidup di ketinggian 2.000 hingga 2.400 meter di atas permukaan laut ini benar-benar merupakan spesies baru yang belum pernah teridentifikasi sebelumnya dalam dunia ilmu pengetahuan.
Kendati membawa kebanggaan tersendiri bagi para pendukung Argentina, penemuan ini juga datang bersama peringatan serius mengenai kelestariannya di alam liar. Berdasarkan penilaian awal para ilmuwan, Salvia messii langsung dikategorikan sebagai spesies terancam punah atau Endangered (EN) mengingat sebarannya yang sangat terbatas dan hanya ditemukan di enam wilayah spesifik saja.
Berbagai ancaman nyata seperti kebakaran hutan, pembangunan infrastruktur jalan raya, aktivitas pariwisata yang tidak teratur, hingga fenomena kekeringan menjadi momok bagi habitat asli tanaman tersebut. Para peneliti menegaskan pentingnya menjaga ekosistem semak transisi di sekitar Andes bagian barat yang tidak hanya melindungi spesies bunga ini, tetapi juga berpotensi menyimpan berbagai keanekaragaman hayati lain yang belum terungkap.
Penghormatan unik ini melengkapi daftar panjang apresiasi dunia ilmiah kepada peraih trofi Piala Dunia bersama Paris Saint-Germain dan Barcelona di masa lalu. Sebelumnya, nama belakang Messi juga telah diabadikan pada sejumlah penemuan makhluk hidup lain, mulai dari laba-laba Acanthogonatus messii, kadal Liolaemus messii di Patagonia, hingga jamur langka bernama Cercopemyces messii.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang