Aksi memukau ditunjukkan oleh pembalap muda berbakat Indonesia, Veda Ega Pratama, yang sukses mengakhiri puasa finis di jajaran sepuluh besar. Tampil di hadapan pendukung sendiri pada ajang Pertamina Moto3 Mandalika 2026, Minggu (11/10), ia menunjukkan mentalitas tarung yang luar biasa di atas lintasan. Sempat merangsek naik dan menduduki posisi kedua dalam persaingan barisan terdepan, pembalap andalan kita ini akhirnya harus puas menyentuh garis finis di tempat keenam yang sangat membanggakan.

Hasil gemilang ini sekaligus memutus tren negatif dalam empat seri sebelumnya di mana ia selalu gagal menembus posisi sepuluh besar. Mengulas kembali perjalanan musim ini, penurunan performa sempat melanda sang pembalap mulai dari posisi ke-20 di Aragon hingga finis ke-18 di San Marino. Namun, grafik peningkatan mulai terlihat ketika ia mengamankan posisi ke-13 di Austria serta naik ke urutan ke-11 pada seri Jepang sebelumnya, menunjukkan bahwa kerja keras tim mulai membuahkan hasil nyata di paruh musim ini.

Performa impresif di Sirkuit Mandalika ini tentu menjadi suntikan moral yang masif untuk menghadapi sisa kalender balap musim ini. Masih ada lima seri krusial yang menanti di depan mata, dimulai dari rangkaian balapan beruntun di Australia, Malaysia, dan Qatar setelah libur pekan depan. Penutup musim nantinya akan kembali beralih ke daratan Eropa dengan menyambangi Portugal serta Valencia sebagai dua seri pamungkas penentuan gelar.

Momentum kebangkitan ini diharapkan mampu membawa sang pembalap kembali mengulang catatan manis seperti paruh awal musim ketika ia sukses meriah podium ketiga di Brasil dan Prancis. Konsistensi di barisan depan akan menjadi kunci utama bagi Veda Ega untuk terus memperbaiki posisi di klasemen akhir musim ini. Dukungan penuh publik tanah air tentu mengiringi langkah sang pembalap muda dalam menaklukkan sisa tantangan di kejuaraan dunia Moto3.