Aksi luar biasa ditunjukkan oleh pembalap muda berbakat Veda Ega Pratama dalam ajang Moto3 Mandalika Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Memulai balapan dari posisi ketujuh, pembalap berusia 17 tahun ini sukses menggebrak lintasan dan mengamankan finis di peringkat keenam secara gemilang.

Tambahan 10 poin penting dari balapan kandang ini langsung mengukuhkan namanya sebagai pembalap tuan rumah dengan perolehan poin tertinggi sepanjang sejarah penyelenggaraan balapan di Sirkuit Mandalika. Performa impresif ini sekaligus memperbaiki catatan perolehan angka wakil Indonesia sebelumnya di kancah balap internasional.

Sebelum kemilau aksi Veda, rekor poin tertinggi pembalap Indonesia dipegang oleh Mario Aji yang mengemas dua poin usai finis di posisi ke-14 pada ajang Moto3 edisi 2022. Selepas tahun tersebut, perjuangan wakil-wakil Merah Putih di Lombok kerap menemui jalan terjal tanpa tambahan angka di zona poin.

Konsistensi dan ketenangan yang ditunjukkan Veda sepanjang balapan membuktikan kapasitasnya bersaing di level dunia. Lonjakan satu peringkat dari posisi start awal menjadi bukti nyata mentalitas kuat sang pembalap muda saat melibas tikungan demi tikungan di hadapan pendukung sendiri.

Prestasi monumental ini tentu membawa angin segar bagi perkembangan dunia balap motor Tanah Air. Rekor baru yang dicetak Veda Ega di kandang sendiri diharapkan mampu memicu motivasi generasi penerus untuk terus mengibarkan Merah Putih di pentas global.