Pembalap muda berbakat Indonesia, Veda Ega Pratama, menatap penuh optimisme seri Pertamina Grand Prix of Indonesia di Sirkuit Mandalika, Lombok. Memulai hari pertama latihan bebas, rider asal Wonosari, Gunungkidul ini langsung menunjukkan tajinya dengan mengamankan posisi ke-12.

Catatan waktu terbaik 1 menit 37,169 detik yang ditorehkannya membuat Veda hanya terpaut 0,871 detik dari pembalap tercepat, David Almansa. Hasil kompetitif ini sekaligus mengantar sang pembalap belia langsung melaju ke sesi Kualifikasi Kedua (Q2) akhir pekan ini.

"Ini hari pertama yang positif. Menurut saya masih ada ruang untuk berkembang. Saya sempat kesulitan di sesi pagi, tapi saat latihan saya bisa mengatasi dan meningkat serta perasaannya lebih baik," ujar Veda mengutip rilis resmi Honda Team Asia.

Meski sempat menemui kendala pada sesi pagi, adaptasi cepat menjadi kunci sukses Veda Ega Pratama memperbaiki catatan waktunya. Dukungan luar biasa dari publik Tanah Air juga diakui memberikan suntikan motivasi tambahan bagi pembalap berusia 17 tahun tersebut untuk tampil habis-habisan di hadapan pendukung sendiri.

"Kami belum menyelesaikan semua persoalan, tapi kami bergerak ke arah yang tepat. Saya senang bisa mengamankan tempat langsung ke Q2 karena kualifikasi adalah momen penting bagi kami," tambahnya.

Saat ini, Honda Team Asia membimbing Veda yang sedang menikmati musim debut gemilang di ajang Moto3. Menempati peringkat kedelapan klasemen sementara dengan koleksi 105 poin dari 16 balapan, Veda bertekad mengulang bahkan melampaui pencapaian podium ketiganya seperti saat seri di Brasil dan Prancis sebelumnya.