Pembalap muda berbakat Indonesia, Veda Ega Pratama, menyimpan kesan mendalam usai merampungkan seri Mandalika dengan hasil yang membanggakan. Tampil di hadapan pendukung sendiri dalam ajang Pertamina Moto3 Mandalika Grand Prix of Indonesia 2026, pemuda asal Gunungkidul ini sukses mengamankan posisi keenam di garis finis.

Pencapaian finis di posisi enam besar ini sekaligus menandai kebangkitan sang pembalap setelah sempat mengalami periode sulit akibat kecelakaan di Moto3 Belanda 2026. Dalam delapan balapan terakhir musim ini, prestasi terbaiknya perlahan merangkak naik hingga akhirnya mampu menembus jajaran elit di depan publik sendiri, membuktikan ketahanan mental yang luar biasa di usia muda.

Dukungan luar biasa dari tribun penonton diakui Veda sebagai suntikan motivasi terbesar yang membakar semangatnya sepanjang balapan akhir pekan lalu. Suasana meriah di sirkuit kebanggaan Indonesia tersebut memberikan energi tambahan yang membuatnya mampu mengatasi tekanan ketat dari para pesaing internasional di kelas Moto3.

Berkat tambahan poin krusial dari balapan kandang ini, koleksi poin Veda bersama Honda Team Asia kini menyentuh angka 115 poin dari 15 seri balapan yang telah dilalui musim ini. Sementara itu, perebutan gelar juara dunia Moto3 2026 telah resmi dikunci oleh pembalap asal Spanyol, Maximo Quiles.

Perjalanan Veda di pentas internasional tentu belum berhenti sampai di sini karena ia harus segera bersiap menghadapi tantangan baru di Sirkuit Phillip Island. Seri Moto3 Australia 2026 yang dijadwalkan bergulir pada 23 hingga 25 Oktober mendatang akan menjadi medan pertempuran selanjutnya bagi sang pembalap muda.