Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, harus menerima kenyataan pahit setelah diganjar kartu kuning saat memperkuat Lille dalam lanjutan Ligue 1. Pertandingan sengit antara Lille menghadapi Brest di Stadion Pierre-Mauroy tersebut harus berakhir dengan skor sama kuat 1-1 pada Minggu dini hari WIB.

Laga berjalan kurang ideal bagi tuan rumah sejak awal babak pertama. Brest langsung mengejutkan lini pertahanan Lille ketika pertandingan baru berjalan enam menit melalui gol cepat yang dicetak oleh Mama Balde. Keunggulan tipis 1-1 tersebut sukses dipertahankan oleh tim tamu hingga wasit meniup peluit tanda turun minum babak pertama.

Melihat kebuntuan di atas lapangan, pelatih Davide Ancelotti membuat keputusan taktis pada menit ke-54 dengan memasukkan Calvin Verdonk untuk menggantikan Romain Perraud di pos bek kiri. Masuknya pemain berusia 27 tahun ini terbukti memberikan energi tambahan bagi lini belakang dan sayap skuad asuhan Ancelotti dalam membangun tekanan ke pertahanan lawan.

Sekitar 15 menit setelah Verdonk menginjakkan rumput lapangan, Lille akhirnya mendapatkan momentum kebangkitan. Striker veteran sarat pengalaman, Olivier Giroud, sukses mencatatkan namanya di papan skor lewat eksekusi penalti dingin yang sukses memperdaya penjaga gawang Brest untuk mengubah kedudukan menjadi imbang 1-1.

Menjelang penghujung pertandingan tepatnya pada menit ke-90, Calvin Verdonk diganjar kartu kuning oleh pengadil lapangan akibat melakukan pelanggaran keras terhadap pemain lawan. Catatan disiplin tersebut menjadi kartu kuning perdana bagi sang bek kiri sepanjang bergulirnya kompetisi Ligue 1 musim ini.

Tambahan satu angka ini membuat Lille gagal merebut takhta puncak klasemen sementara Ligue 1. Dengan koleksi 14 poin dari tujuh pertandingan, mereka masih tertahan di bawah rival karena kalah selisih gol, sementara AS Monaco mengintai peluang untuk menyalip posisi teratas.