Ketua Umum Viking Persib Club, Tobias Ginanjar, secara tegas meminta aparat kepolisian untuk mendalami kembali latar belakang pelaku pembacokan yang menewaskan seorang Persib Bandung bernama Arief Rahman Kusuma di Bogor. Munculnya berbagai spekulasi di tengah publik membuat suasana kian memanas, terutama setelah pernyataan awal pihak berwajib yang menyebutkan bahwa pelaku tidak terafiliasi dengan kelompok suporter manapun.

Melalui akun Instagram pribadinya, Tobias mengungkapkan adanya rasa ganjil di kalangan suporter terkait klaim tersebut. Menurutnya, keterangan yang dirilis kepolisian kemungkinan besar bersumber dari pengakuan awal tersangka berinisial MR yang berusia 26 tahun. Namun, dari hasil penelusuran internal serta koordinasi bersama komunitas pendukung setia Maung Bandung, ditemukan indikasi kuat yang mengarah pada salah satu basis kelompok suporter yang bermarkas di Bogor.

Lebih lanjut, Tobias berharap pihak kepolisian di bawah komando Kapolres Bogor, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, bersikap transparan dalam mengusut tuntas motif di balik aksi kekerasan tersebut. Ia menilai investigasi yang mendalam dan terbuka sangat krusial guna meredam potensi gesekan lanjutan serta menghentikan perdebatan liar yang berpotensi memicu konflik horizontal di media sosial maupun di akar rumput.

Sebelumnya, pihak kepolisian sempat menyatakan bahwa pelaku pembacokan ini lebih mengarah pada tindakan kriminal murni atau kenakalan remaja ketimbang konflik antarkelompok suporter. Meski demikian, desakan dari Tobias Ginanjar menunjukkan betapa pentingnya akurasi dan keterbukaan informasi bagi para pencinta sepak bola nasional agar keadilan bagi korban benar-benar dapat ditegakkan secara terang-benderang.