Badai kritik akhirnya berujung pada keputusan tegas Federasi Sepak Bola Turkiye yang resmi mendepak Vincenzo Montella dari kursi kepelatihan tim nasional. Keputusan pahit ini diambil menyusul awal kampanye UEFA Nations League yang sangat mengecewakan, di mana skuad asuhannya harus menelan kekalahan beruntun dalam empat pertandingan pembuka tanpa sekalipun meraih poin. Tekanan hebat langsung membakar tribun pendukung setelah performa anjlok ini.

Sebelumnya, pelatih asal Italia tersebut sempat membawa angin segar sejak ditunjuk pada September 2023. Ia sukses mengantar Turki melaju hingga babak 16 besar EURO 2024 sebelum takluk 2-1 dari Austria, serta berjuang di ajang Piala Dunia. Namun, tren positif tersebut mendadak terjun bebas selepas turnamen akbar. Dalam empat laga teranyar Nations League, gawang mereka bobol dan takluk di tangan lawan-lawan tangguh.

Situasi kian pelik ketika Montella harus kehilangan tiga pilar utamanya akibat cedera sepanjang jeda internasional periode September-Oktober. Sang kapten Hakan Calhanoglu, bintang muda Juventus Kenan Yildiz, hingga talenta berbakat Real Madrid Arda Guler terpaksa absen. Mereka sempat dua kali takluk dari tim nasional Italia, disusul kekalahan telak 3-0 saat bertandang ke markas Belgia serta takluk tipis 0-1 di kandang sendiri saat menjamu Prancis.

Kendati badai cedera pemain kunci menjadi pembelaan yang masuk akal, federasi menilai hal tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan posisi sang juru taktik. Dilansir dari Football Italia, pihak TFF merilis pernyataan resmi pada Jumat sore yang mengonfirmasi perpisahan tersebut. Keputusan krusial ini diambil demi mengembalikan mentalitas skuad agar segera bangkit di sisa kalender internasional berikutnya.

“Telah diputuskan bahwa Tuan Vincenzo Montella tidak akan melanjutkan tugasnya sebagai pelatih tim nasional kami,” tulis pernyataan singkat yang terpampang di laman resmi TFF. Kini, tantangan besar berada di tangan federasi untuk segera mencari pengganti sepadan yang mampu memulihkan kepercayaan publik sepak bola setempat.