West Ham United sedang menikmati momen manis. Kemenangan dramatis 3-2 atas Bolton Wanderers di Stadion Universitas Bolton, Selasa malam (8/9/2026), membawa The Hammers memuncaki klasemen Championship. Ini adalah kemenangan beruntun ketiga mereka di liga, sebuah pencapaian yang terakhir kali mereka raih pada Desember 2023.
Kapten sekaligus ikon klub, Jarrod Bowen, menjadi bintang dengan dua golnya. Gol pertamanya di menit awal membuka keunggulan, lalu gol kemenangan di akhir laga memastikan tiga poin penuh di hadapan sekitar 4.500 suporter yang setia menemani perjalanan panjang ke utara Inggris. Euforia suporter terasa hingga peluit panjang berbunyi, mereka bertahan untuk memberikan penghormatan kepada para pemain, menunda kepulangan yang bagi sebagian akan tiba di rumah menjelang tengah malam.
Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin. Ini adalah sinyal bahwa West Ham siap berbenah. Setelah musim lalu yang mengecewakan berujung degradasi, kini mereka menunjukkan mentalitas juara di kasta kedua. Namun, di balik euforia, ada pertanyaan besar yang menggantung: apakah klub ini benar-benar sudah berubah dan siap meninggalkan masa lalu yang penuh gejolak?
Perubahan besar terjadi di balik layar. Daniel Kretinsky, miliarder asal Republik Ceko yang juga pemilik Royal Mail, kini resmi menjadi ketua klub. Kesepakatan yang diumumkan pada 3 September lalu akan menjadikannya pemegang saham terbesar dengan 46 persen. Sementara itu, Nuno Espirito Santo yang duduk di kursi pelatih mulai merasakan adanya kesatuan visi di seluruh lini klub, sesuatu yang jarang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Direktur sepak bola Nils Koppen kini memiliki pengaruh dalam setiap diskusi rekrutmen. Proses transfer menjadi lebih transparan dan melibatkan orang-orang yang tepat di dalam klub, bukan lagi keputusan sepihak. Pada bursa transfer musim panas lalu, West Ham menjual 12 pemain, termasuk Crysencio Summerville dan Mateus Fernandes, dan mendatangkan sembilan pemain baru. Rekor EFL sebesar £22 juta (sekitar Rp440 miliar) dibayarkan untuk gelandang Belgia Arne Engels dari Celtic, sementara Edvin Austbo, gelandang muda Norwegia berusia 21 tahun, diboyong dari Viking dengan biaya awal £10 juta (sekitar Rp200 miliar).
Meski begitu, situasi di West Ham tak pernah sederhana. Mantan ketua David Sullivan, yang mengundurkan diri pada Juni, ternyata masih memegang 40 persen saham dan tetap hadir di setiap laga kandang. Kehadirannya memicu spekulasi di kalangan penggemar. Simon Lane, pemegang musiman asal Wales Utara, mengungkapkan kebingungannya: "Sepertinya Sullivan akan pergi ketika dia mundur, tapi itu tidak terjadi. Tidak ada yang benar-benar tahu harus bersikap bagaimana. Apakah dia ingin saham lebih? Apakah dia ingin keluar? Saya optimistis untuk musim ini."
Di atas lapangan, Nuno menegaskan bahwa kesuksesan klub tidak hanya bergantung pada kualitas pemain. "Yang saya lihat dan rasakan adalah kesatuan di semua departemen klub. Lima ribu fans pada Selasa malam. (Apa yang terjadi di masa lalu) ada di belakang kita. Sangat penting untuk bersatu. Tidak ada jalan lain," ujarnya. Dengan modal ini, West Ham punya peluang besar untuk segera kembali ke Premier League.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang