Youssef Chermiti harus menepi dalam waktu yang lama setelah mengalami cedera ligamen anterior cruciate (ACL) saat Rangers menelan kekalahan 2-1 dari Hibernian pada Minggu (16/2). Penyerang asal Portugal itu ditarik keluar dengan tandu sebelum turun minum setelah bertabrakan dengan papan iklan menyusul tekel keras. Rangers mengonfirmasi melalui pernyataan resmi bahwa pemain berusia 22 tahun itu akan absen untuk periode yang signifikan.

Cedera ini menjadi pukulan telak bagi Rangers, terutama karena terjadi hanya beberapa saat setelah klub menolak tawaran untuk sang striker. Sebelum pertandingan, manajer Derek McInnes mengungkapkan kepada BBC Scotland bahwa nilai yang diajukan klub tidak memenuhi banderol yang dipatok. "Saya yakin valuasi klub atas pemain ini belum terpenuhi. Tidak mengherankan dia pemain dengan harga mahal dan potensi besar, tetapi untungnya dia tetap menjadi milik kami," ujar McInnes.

Chermiti bergabung dengan Rangers dari Everton pada September 2025 dengan nilai transfer yang dilaporkan menjadikannya pembelian termahal klub sejak Tore Andre Flo pada 2000. Meski demikian, ia baru tampil impresif musim ini dengan mencetak 15 gol dalam 43 penampilan, 30 di antaranya sebagai starter. Kehilangannya jelas akan memengaruhi lini serang Rangers yang sedang berjuang di papan atas Liga Skotlandia.

Kabar cedera ini juga menjadi bumerang bagi rencana transfer Rangers. Galatasaray dilaporkan sempat mendekati Chermiti, namun tawaran mereka ditolak. Kini, dengan cedera panjang, nilai jual pemain berpaspor Portugal itu bisa merosot. McInnes menegaskan bahwa ia tidak berniat melepas pemain incarannya. "Kami sedang membangun tim dan ingin menambah pemain bagus, termasuk Youssef. Jadi ini bukan sesuatu yang kami dorong," tegasnya.

Absennya Chermiti memaksa Rangers mencari solusi darurat di lini depan. Klub dikabarkan masih aktif di bursa transfer dan ketua klub memperkirakan akan ada hingga lima rekrutan baru. Namun, kehilangan pemain kunci di tengah musim jelas menjadi ujian besar bagi konsistensi Rangers. Derek McInnes kini harus meracik strategi tanpa sosok yang menjadi andalan di kotak penalti lawan.

Dukungan pun mengalir untuk Chermiti. Para penggemar dan rekan setim berharap proses pemulihannya berjalan lancar. Cedera ACL memang membutuhkan waktu pemulihan yang panjang, biasanya enam hingga sembilan bulan. Ini berarti musim Chermiti kemungkinan besar telah berakhir, dan fokus kini beralih pada persiapan musim depan. Hibernian, lawan yang menyebabkan cedera, tentu tak luput dari sorotan, meski tidak ada indikasi pelanggaran sengaja.