Kabar mengejutkan sempat mengguncang publik San Siro terkait masa depan Zlatan Ibrahimovic di jajaran petinggi klub. Sempat muncul rumor bahwa pria asal Swedia itu mulai menarik diri menyusul perombakan besar-besaran di manajemen klub musim panas lalu yang mendepak sejumlah nama penting, termasuk pelatih kepala Massimiliano Allegri setelah kegagalan menembus zona Liga Champions di Serie A.

Spekulasi ini semakin menguat setelah absennya sang mantan striker dari pusat latihan Milanello dalam beberapa bulan terakhir. Banyak pihak mengira bahwa perannya sebagai figur manajerial de-facto telah memudar, terlebih setelah sempat dikabarkan memiliki hubungan yang kurang harmonis dengan eks juru taktik klub akibat performa inkonsisten Rossoneri di akhir musim kompetisi.

Namun, laporan terbaru dari jurnalis Italia membantah telak narasi mundurnya sang legenda dari proyek klub. Dilansir dari Football Italia, posisinya sebagai penasihat khusus pemilik klub AC Milan, RedBird, dan CEO Gerry Cardinale sama sekali tidak berubah meski ia lebih sering bekerja dari balik layar tanpa harus selalu menampakkan diri di publik Kota Mode.

Perubahan struktur manajemen yang kini dipimpin oleh CEO Massimo Calvelli serta staf baru seperti Hendrick Almstadt dan Bobby Gardiner memang membuat batasan operasional harian menjadi lebih jelas. Kendati demikian, pengaruh sosok bertubuh jangkung itu dalam jajaran petinggi tertinggi tetap dipertahankan demi menjaga visi jangka panjang klub dalam bursa transfer maupun strategi tim.

Bagi para Milanisti, kehadiran figur ikonik ini di lingkaran terdekat pemilik klub diharapkan mampu memberikan stabilitas mental bagi skuad yang sedang berjuang bangkit. Dinamika internal yang sempat memanas kini mulai mereda seiring penegasan bahwa sang penasihat senior masih memegang kendali strategis penting bagi masa depan Rossoneri.