Atletico Madrid menegaskan tidak akan pernah menjual Julian Alvarez ke Barcelona. Klub ibu kota Spanyol itu menyebut peluang transfer tersebut "0%" setelah presiden Barcelona, Joan Laporta, kembali menyatakan minatnya pada pemain asal Argentina itu.
Ketegangan memuncak setelah Alvarez diejek oleh suporter Atletico saat laga melawan Villarreal pada akhir pekan lalu. Pemain berusia 26 tahun itu juga melewatkan latihan pada Rabu dengan alasan sakit, memicu spekulasi lebih lanjut mengenai masa depannya.
Dalam video yang dirilis Rabu, Laporta menegaskan tawaran €100 juta (sekitar Rp1,7 triliun) untuk Alvarez masih berlaku. Namun, Atletico merespons dengan pernyataan keras: "Ini bukan soal uang, tapi martabat. Pemain ini dijadikan korban, tapi satu-satunya korban di kasus Julian adalah kami. Mereka telah merugikan kami secara ekonomi dan sosial. Ada 0% peluang menjualnya ke Barca," demikian bunyi pernyataan resmi klub.
Alvarez bergabung dengan Atletico Madrid dari Manchester City pada 2024. Musim lalu, ia mencetak 20 gol dan memberikan sembilan assist. Ketertarikan Barcelona didorong kebutuhan akan penerus jangka panjang Robert Lewandowski yang hengkang musim panas ini.
Situasi ini juga menarik perhatian Arsenal yang terus memantau perkembangan Alvarez. Namun, sumber dekat pemain menyebut Alvarez masih ingin bertahan di Spanyol. Pelatih Barcelona, Hansi Flick, enggan berkomentar banyak: "Saya hanya ingin bicara soal situasi klub."
Dengan tenggat transfer 1 September semakin dekat, perang kata-kata antara kedua klub diprediksi akan terus berlanjut. Masa depan Julian Alvarez menjadi salah satu saga transfer paling panas musim ini, dengan Atletico yang berkeras tidak akan melepasnya ke rival mereka.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang