Kabar mengejutkan datang dari bursa transfer ketika raksasa Serie A, AC Milan dikabarkan mulai memantau situasi Bruno Fernandes di Manchester United. Hubungan sang gelandang asal Portugal dengan klubnya dilaporkan sedang merenggang, membuka peluang terjadinya kepindahan yang mengejutkan pada bursa transfer Januari mendatang.

Situasi panas ini bermula ketika sang kapten harus duduk manis di bangku cadangan saat Setan Merah menelan kekalahan memalukam dari Bournemouth di Old Trafford. Ketegangan semakin menjadi setelah Fernandes melontarkan kritik terbuka pascalaga Liga Champions kontra Como, di mana ia menilai klub terlalu sibuk mengenang kejayaan masa lalu alih-alih menatap masa depan tim secara realistis.

Kendati masih terikat kontrak hingga Juni 2027 dengan opsi perpanjangan satu tahun, negosiasi kontrak baru dilaporkan menemui jalan buntu. Berdasarkan klausul pelepasannya, klub peminat luar negeri harus merogoh kocek hingga sekitar Rp1,1 Triliun (€65 juta) jika ingin membajaknya keluar dari daratan Inggris pada jendela transfer berikutnya.

Kendala terbesar bagi I Rossoneri tentu saja terletak pada nominal gaji sang pemain yang menyentuh angka sekitar Rp173 Miliar (€10,2 juta) bersih per musim. Angka fantastis tersebut jelas berada jauh di luar batas finansial klub asal Italia itu, sehingga menuntut adanya pengorbanan finansial yang masif baik dari pihak pemain maupun klub peminat.

Di sisi lain, ketertarikan ini juga diwarnai dengan rumor ketertarikan mantan pelatihnya yang kini memantau peluang reuni dalam skema taktik 3-4-2-1. Mantan pemain Udinese dan Sampdoria tersebut dinilai masih memiliki kapasitas mumpuni untuk mengisi posisi gelandang serang jika skenario transfer impian ini benar-benar terwujud.