Langkah AC Milan di ruang manajemen kembali memanas setelah manajemen klub dikabarkan menghidupkan kembali minat mereka kepada jajaran petinggi Eintracht Frankfurt. Upaya restrukturisasi ini menjadi sorotan tajam publik San Siro yang mendambakan stabilitas setelah serangkaian perombakan besar di jajaran direksi klub sejak akhir musim lalu.

Dilansir dari Football Italia, Rossoneri kini tengah intensif mendekati Markus Krösche yang telah meninggalkan posisinya sebagai CEO olahraga klub Bundesliga tersebut pada September lalu. Laporan dari SportMediaset menyebutkan bahwa kedua belah pihak bahkan sudah mencapai kesepakatan prinsip terkait kisaran gaji untuk mengisi posisi strategis di jajaran manajemen atas.

Kendati demikian, jalan Milan tidak sepenuhnya mulus karena Eintracht Frankfurt menuntut biaya kompensasi sekitar €5 juta hingga €7 juta atau setara dengan kisaran Rp85 miliar hingga Rp119 miliar. Manajemen klub Italia tersebut dikabarkan masih keberatan dengan angka kompensasi tersebut untuk seorang direktur, membuat negosiasi lanjutan menjadi kunci utama penyelesaian transfer manajerial ini.

Tidak hanya berhenti pada Krösche, klub raksasa Serie A ini juga mencoba membujuk direktur olahraga Timmo Hardung agar mau merapat ke San Siro. Berbeda dengan Krösche yang sudah lepas ikatan kerja, Hardung masih terikat kontrak dengan klub Jerman tersebut dan masa depannya sangat bergantung pada kebijakan pengganti Krösche di Frankfurt.

Saat ini, pos operasional klub masih mengandalkan Hendrick Almstadt sebagai direktur perdagangan pemain serta Bobby Gardiner di sektor intelijen sepak bola. Kehadiran tambahan amunisi di jajaran direksi diyakini mampu memperkuat fondasi taktis dan strategi jangka panjang klub dalam mengarungi ketatnya persaingan kompetisi domestik maupun Eropa.