Panggung sepak bola Italia kembali memanas setelah AC Milan dan kancah Serie A dihebohkan oleh manuver penting di level federasi. Adriano Galliani kini berada satu langkah lebih dekat menuju kursi panas kepemimpinan tertinggi setelah mendapatkan dukungan penuh dari Asosiasi Pemain dan Pelatih untuk maju sebagai calon presiden FIGC dalam pemilihan mendatang.

Badai administratif yang melanda sepak bola Italia bermula ketika pemilihan sebelumnya dibatalkan karena masalah teknis kelayakan. Kondisi ini memaksa federasi berada di bawah Komisaris Khusus hingga pemilihan ulang dijadwalkan pada 14 Desember mendatang, di mana Galliani dipastikan bakal menjadi penantang kuat dalam bursa perebutan suara krusial ini.

Dukungan resmi tersebut dikonfirmasi langsung lewat pernyataan bersama AIC dan AIAC yang memandang sosok berpengalaman berusia 82 tahun itu sebagai figur tepat untuk membawa reformasi besar. Rekam jejak panjangnya sebagai direktur sukses di masa lalu dinilai menjadi modal utama untuk membenahi sistem federasi yang dinilai butuh pembaruan mendesak.

Galliani sendiri bukan nama sembarangan di kancah sepak bola Negeri Pizza berkat pengalaman puluhan tahun mengelola klub besar serta memegang berbagai jabatan strategis di Lega Calcio dan Serie A. Tantangan besar kini menanti di depan mata, mengingat dinamika politik internal yang melibatkan klub-klub papan atas semakin terbelah jelang hari pemilihan.

Pertarungan memperebutkan kursi nomor satu di FIGC diprediksi bakal berlangsung sengit seiring menguatnya gerbong dukungan di kubu Galliani. Keputusan akhir pada bulan Desember nanti diyakini bakal menjadi titik balik krusial bagi masa depan kompetisi domestik dan arah kebijakan sepak bola Italia secara keseluruhan.