Malam Derby della Madonnina akhir pekan kemarin menyisakan momen yang begitu emosional bagi Kaka di Stadion San Siro. Legenda sepak bola asal Brasil tersebut tidak kuasa menahan air matanya ketika namanya resmi dimasukkan ke dalam jajaran kehormatan Hall of Fame AC Milan tepat sebelum kick-off dimulai. Sambutan hangat dari publik tribun membuat sang maestro tak bisa menyembunyikan rasa harunya di hadapan suporter setia.
Dilansir dari Football Italia, mantan gelandang serang andalan Rossoneri ini mengaku kewalahan merangkai kata untuk menggambarkan betapa bermaknanya malam tersebut baginya. Terlebih lagi, momen emosional itu ditutup dengan manis saat ia menyaksikan langsung mantan timnya sukses membungkam rival sekota Inter dengan skor meyakinkan 3-1 di atas lapangan hijau.
Peraih Ballon d'Or terakhir dari kompetisi Serie A ini sempat meluangkan waktu berbincang dengan DAZN usai menerima penghargaan prestisius tersebut dari manajemen klub. Ia menegaskan bahwa atmosfer di San Siro selalu memberikan getaran magis yang berbeda setiap kali dirinya menginjakkan kaki kembali di stadion keramat tersebut bersama para Milanisti.
Tidak hanya bernostalgia, peraih kejayaan Liga Champions bersama Milan ini juga sempat melontarkan candaan sekaligus harapan terkait masa depan skuad asuhan pelatih saat ini. Ketika disinggung soal pemain asal Brasil, ia berharap bisa melihat talenta-talenta Samba kembali bersinar di Milanello, sembari memuji kualitas gelandang veteran Luka Modric yang merupakan sahabat karibnya.
Kaka bahkan menyarankan agar chant legendaris milik Andriy Shevchenko di masa lalu kembali dinyanyikan di tribun untuk mengapresiasi kontribusi gemilang Christian Pulisic. Menurutnya, modifikasi lirik 'dia bukan orang Brasil, tapi...' sangat cocok untuk menggambarkan etos kerja penyerang sayap asal Amerika Serikat tersebut musim ini.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang