Jakarta bakal mendadak bernuansa nostalgia Premier League ketika Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) kedatangan para mantan bintang lapangan hijau akhir pekan ini. Champions Impact Official sukses memboyong barisan maestro lapangan yang dulu kerap terlibat persaingan sengit, mempertemukan skuad Manchester United Legends menghadapi barisan mantan pilar terbaik Arsenal. Atmosfer panas rivalitas era kejayaan Liga Inggris dijamin siap membakar memori para suporter setia di tanah air.

Pertempuran gengsi ini dipastikan berjalan menarik sejak menit awal lewat kehadiran nama-nama besar yang pernah menghiasi layar kaca penikmat sepak bola. Dari kubu Setan Merah, benteng pertahanan kokoh langsung dikawal oleh kombinasi legendaris Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic di depan penjaga gawang kawakan Edwin van der Sar. Sementara itu, lini tengah Setan Merah bakal diatur oleh gelandang-gelandang haus trofi seperti Ryan Giggs dan Antonio Valencia yang siap memanjakan lini serang.

Tidak kalah mentereng, kubu Meriam London datang membawa amunisi kelas wahid yang siap menguji pertahanan sang rival abadi. Penjaga gawang berpengalaman Petr Cech berdiri di bawah mistar gawang, dikawal oleh barisan belakang tangguh termasuk William Gallas dan Bacary Sagna. Di lini tengah, daya gedor North London bakal dipimpin oleh jenderal lapangan tengah sarat pengalaman seperti Patrick Vieira dan Robert Pires untuk mengontrol tempo permainan.

Sektor lini depan kedua tim dipastikan menjadi daya tarik utama yang paling dinantikan oleh publik sepak bola Indonesia di stadion. Legenda asal Prancis, Thierry Henry, didapuk memimpin lini serang Arsenal ditemani Nwankwo Kanu serta Emmanuel Adebayor. Di sisi lain, Setan Merah menjawabnya lewat ketajaman penyerang lintas generasi mulai dari Dwight Yorke, Dimitar Berbatov, hingga penyerang lincah Carlos Tevez.

Dilansir dari CNN Indonesia, ajang ekshibisi akbar ini bukan sekadar pertandingan persahabatan biasa melainkan panggung reuni bagi para pemain yang sedang berada di puncak performa terbaiknya pada masanya. Bagi para pecinta bola di Indonesia, kesempatan langka menyaksikan langsung aksi para idola masa kecil tentu menjadi momen yang sangat emosional dan sulit untuk dilewatkan begitu saja.