Kiper andalan Emil Audero akhirnya membuka suara terkait keputusannya yang sempat menolak tawaran naturalisasi untuk membela skuad Merah Putih di masa lalu. Penjaga gawang berusia 29 tahun tersebut mengungkapkan bahwa dinamika internal keluarga menjadi penghalang utama ketika undangan awal datang menghampiri dirinya.

Dalam perbincangan eksklusif bersama jurnalis Italia Gianluca Di Marzio, mantan pemain Juventus ini menjelaskan bahwa situasi personal tersebut membuat proses kepindahan kewarganegaraannya sempat tertunda. Kendati demikian, dorongan untuk mencari pengalaman baru di luar sepak bola Eropa pada akhirnya mampu mengubah cara pandangnya secara keseluruhan.

Setelah pertimbangan matang, Emil Audero resmi merampungkan sumpah WNI pada 10 Maret 2025 di KBRI Roma bersama beberapa rekan lainnya. Keputusan besar ini langsung membuahkan hasil manis ketika ia mencatatkan debut gemilang menghadapi China pada 5 Juni 2025 dan mengantarkan Timnas Indonesia merengkuh titel juara FIFA ASEAN Cup 2026.

Kini, penjaga gawang yang kini memperkuat klub La Liga Rayo Vallecano tersebut tidak dapat menyembunyikan kebahagiaannya atas pilihan hidup yang telah ia ambil. Menurutnya, petualangan baru di Asia ini tidak hanya memperkaya karier profesionalnya di lapangan hijau, tetapi juga memberikan kedewasaan dalam aspek personal yang luar biasa.

Menatap masa depan, Emil Audero memasang target ambisius bersama Timnas Indonesia untuk menembus panggung Piala Dunia. Ia meyakini bahwa skuad Garuda layak mendapatkan tiket ke pentas global tersebut setelah sekian lama berjuang dan menunjukkan perkembangan performa yang sangat signifikan di level internasional.