Masa-masa sulit harus ditelan oleh Arsenal setelah langkah mereka secara mengejutkan dihentikan oleh tim kasta keempat Inggris, Fleetwood Town. Dalam drama adu penalti yang menegangkan di Stadion Highbury pada Rabu dini hari WIB, skuad asuhan Mikel Arteta harus takluk dengan skor 3-5 setelah bermain imbang.

Hasil minor ini sekaligus membuyarkan ambisi besar Martin Odegaard dan rekan-rekan untuk memburu mahkota juara di berbagai kompetisi musim ini. Pelatih asal Spanyol tersebut tidak bisa menyembunyikan rasa dukanya, terutama melihat dominasi penguasaan bola yang gagal berbuah manis di atas lapangan hijau.

Meski kecewa berat dengan hasil akhir, sang juru taktik tetap memberikan apresiasi terhadap etos kerja anak asuhnya sepanjang pertandingan. Menurutnya, masalah utama Meriam London bukan terletak pada buruknya sikap atau kurangnya determinasi, melainkan ketidakmampuan memaksimalkan membanjirnya peluang matang.

Statistik laga menunjukkan betapa agresifnya lini depan tim tamu dalam menggempur pertahanan lawan, namun penyelesaian akhir yang buruk menjadi batu sandungan utama. Kegagalan mengonversi peluang emas tersebut harus dibayar mahal dengan tiket kelolosan ke babak berikutnya yang melayang ke tangan tuan rumah.

Kekalahan memalukan ini memaksa klub London Utara tersebut untuk segera berbenah menatap sisa musim demi menghindari keterpurukan lebih lanjut. Tekanan kini tentu mengarah kepada kesiapan mental para pemain untuk bangkit dari hasil minor di ajang Carabao Cup ini.