Kabar mengejutkan sempat mengguncang publik sepak bola Italia setelah Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, buka suara soal masa depan klub yang dipimpinnya. Di tengah rumor ketertarikan investor asing yang gencar diberitakan, sang patron secara tegas menyatakan bahwa klub peraih Scudetto tersebut sama sekali tidak berada di pasar transfer kepemilikan, setidaknya untuk saat ini.
Spekulasi ini bermula ketika media-media Italia melaporkan adanya pertemuan antara De Laurentiis dengan pengusaha Italia-Amerika sekaligus pemegang saham mayoritas Napoli Basket, Matt Rizzetta. Pertemuan tersebut langsung memicu gelombang tanya dari para suporter setia Napoli di Stadio Diego Armando Maradona mengenai stabilitas masa depan klub kesayangan mereka.
Berbicara kepada Radio Kiss Kiss, De Laurentiis membeberkan bahwa dirinya pernah menolak tawaran fantastis dari konsorsium asal Arab Saudi senilai sekitar Rp59,5 Triliun. Ia mengaku belum ingin pensiun karena masih menikmati dinamika industri sepak bola yang telah ia pelajari selama lebih dari dua dekade mengelola klub.
Terkait pendekatan dari pihak Rizzetta yang membawa sejumlah dana investasi, De Laurentiis menjelaskan bahwa proses tersebut tidak pernah berlanjut ke tahap uji tuntas yang mendalam. Meski proposal senilai sekitar Rp34 Triliun sempat diajukan dengan skema pembayaran bertahap, pria berusia lanjut itu merasa bertanggung jawab untuk melindungi warisan yang telah ia bangun selama 22 tahun.
Lebih lanjut, De Laurentiis menegaskan ambisinya saat ini adalah merampungkan proyek pembangunan stadion baru demi masa depan klub. Namun, jika kelak ia memutuskan melepas kepemilikannya, ia secara terbuka menyatakan lebih memilih figur lokal asal Napoli ketimbang investor asal Amerika Serikat demi menjaga ruh dan kecintaan mendalam terhadap klub.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang