Benoit Badiashile berada di ambang pintu keluar Chelsea. Bek asal Prancis itu dikabarkan akan segera bergabung dengan Napoli dengan status pinjaman, dan jadwal tes medisnya pun sudah dipatok. Napoli dikabarkan akan menggelar pemeriksaan medis untuk Badiashile pada Selasa, 18 Agustus waktu setempat.

Kabar ini pertama kali dihembuskan oleh beberapa media Italia, termasuk Corriere dello Sport dan Corriere della Sera. Menurut laporan tersebut, pemain berusia 25 tahun itu akan tiba di Italia pada hari ini sebelum menjalani tes medis di Villa Stuart, Roma, sesuai protokol yang biasa dilakukan Napoli untuk para rekrutan anyarnya. Setelah itu, ia akan melanjutkan perjalanan ke Naples untuk menyelesaikan proses kepindahannya.

Kesepakatan antara kedua klub kabarnya sudah bulat. Napoli akan membayar biaya pinjaman sebesar €3 juta (sekitar Rp51 miliar) plus bonus €1 juta (sekitar Rp17 miliar), serta opsi pembelian permanen senilai €27 juta (sekitar Rp459 miliar). Nilai yang cukup masuk akal untuk bek sekaliber Badiashile, yang diboyong Chelsea dari Monaco dengan mahar €38 juta (sekitar Rp646 miliar) pada Januari 2023.

Kedatangan Badiashile jelas menjadi prioritas bagi Antonio Conte yang tengah pusing dengan badai cedera di lini pertahanan. Alessandro Buongiorno harus menepi lama setelah menjalani operasi meniskus pada akhir Juli, dan dikabarkan baru akan kembali merumput pada Januari 2027. Selain itu, Sam Beukema dan Luca Marianucci juga masih dalam masa pemulihan.

Di sisi lain, Badiashile sendiri sedang berusaha menemukan kembali performa terbaiknya. Sejak pindah ke Stamford Bridge, ia tercatat tampil dalam 71 pertandingan, namun musim lalu ia hanya mendapat kesempatan bermain sebanyak 16 kali di semua kompetisi. Situasi ini membuatnya sulit bersaing dengan lini belakang Chelsea yang kian kompetitif.

Jika semua berjalan lancar, Badiashile akan menjadi rekrutan anyar kedua Napoli di bursa transfer musim panas ini setelah sebelumnya mereka juga mendatangkan beberapa pemain baru. Kehadirannya diharapkan bisa langsung menambal lubang di jantung pertahanan Partenopei, yang musim lalu tampil meyakinkan di bawah arahan Conte.