Kebangkitan Chelsea usai kekalahan dari Tottenham Hotspur berbuah manis saat mereka menumbangkan Manchester United 2-0. Di bawah arahan pelatih Xabi Alonso, awal musim ini berjalan dinamis dengan catatan lima kemenangan dari sembilan laga liga pertama mereka di Stamford Bridge.
Performa impresif tersebut tidak terlepas dari peran krusial Romeo Lavia di lini tengah. Gelandang berusia 22 tahun ini mencatatkan penampilan penuh 90 menit pertamanya di Premier League sejak didatangkan dari Southampton pada 2023, sekaligus membuktikan kualitas kelas atas dalam penguasaan bola dan distribusi.
Kendati sempat dihantam masalah kebugaran yang membatasi menit bermainnya, Lavia menunjukkan kapasitas luar biasa sebagai jangkar taktik dalam formasi 4-2-3-1. Ia mencatatkan akurasi operan 88,9 persen serta menyumbangkan satu assist penting, menegaskan bahwa dirinya bukan sekadar pengatur tempo permainan di lini tengah.
Kontribusi defensif sang pemain muda juga sangat menonjol ketika meredam pergerakan lawan akhir pekan lalu. Lavia memimpin daftar tekel terbanyak dengan lima kali percobaan sukses sempurna serta mencatatkan empat intersep krusial yang mengamankan area pertahanan The Blues dari tekanan.
Kombinasi solid antara Lavia dan Moises Caicedo di lini sentral kini memberikan fondasi kokoh bagi skuad asuhan Xabi Alonso. Terlebih lagi, batalnya transfer gelandang lain di bursa transfer akibat situasi pelik klub pesaing justru menjadi berkah tersendiri bagi kebangkitan karier sang pemain asal Belgia di London.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang