Badai cobaan mendera Arsenal setelah banding yang mereka ajukan terkait kartu merah Max Dowman secara resmi ditolak oleh komisi independen Federasi Sepak Bola Inggris (FA). Sang wonderkid dipastikan harus absen dalam tiga pertandingan domestik ke depan menyusul insiden panas yang terjadi di ajang Carabao Cup. Keputusan ini tentu menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Mikel Arteta yang tengah memburu konsistensi performa di berbagai kompetisi musim ini.

Tragedi bermula ketika Max Dowman diusir keluar lapangan akibat dianggap melakukan tindakan kekerasan oleh wasit Michael Salisbury. Pemuda berusia 16 tahun tersebut terlihat bereaksi emosional dengan menendang gelandang Fleetwood Town, Harrison Neal, setelah menerima tekel keras yang sebelumnya luput dari sanksi pengadil lapangan. Kehilangan sang pemain muda terbukti berdampak krusial bagi keseimbangan tim di atas lapangan hijau.

Dilansir dari Sky Sports, Arsenal harus tersingkir secara menyakitkan dari ajang Carabao Cup lewat drama adu penalti usai bermain imbang melawan tim asal League Two tersebut. Kegagalan melaju ke babak berikutnya mempertegas tekanan besar yang sedang dihadapi The Gunners, terutama dalam menjaga kedalaman skuad di tengah jadwal pertandingan yang begitu padat dan melelahkan.

Akibat sanksi yang resmi dijatuhkan oleh FA setelah menolak klaim pemecatan keliru dan hukuman berlebihan, Dowman dipastikan bakal melewatkan tiga laga domestik penting. Sang gelandang muda belia itu harus duduk di tribun penonton saat Arsenal berhadapan dengan Liverpool, Hull, serta Newcastle United dalam waktu dekat.

Absennya pemain kunci di lini tengah tentu memaksa jajaran pelatih memutar otak lebih keras guna menambal lubang yang ditinggalkan. Tantangan berat kini berada di depan mata untuk membuktikan bahwa kedalaman skuad Meriam London mampu bertahan di tengah badai sanksi dan tekanan ketat persaingan liga.