Hari-hari berat tengah dirasakan oleh Barcelona setelah mereka harus menelan pil pahit kekalahan beruntun di dua ajang berbeda. Harapan besar untuk bangkit usai tersungkur di kancah Eropa justru berubah menjadi mimpi buruk ketika melakoni laga El Clasico di kompetisi domestik. Tekanan kini menghujani skuad asuhan pelatih asal Jerman tersebut usai performa lini belakang kembali menjadi sorotan tajam.

Bermain di kandang sendiri pada matchday ke-10 Liga Spanyol, Barcelona berharap bisa menjadikan momentum ini sebagai pelarian dari hasil buruk sebelumnya. Namun, Real Madrid tampil lebih efektif dan mematikan. Tim tamu sukses memecah kebuntuan lewat aksi bintang anyar mereka, Kylian Mbappe, yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-41 untuk membawa Los Blancos memimpin babak pertama.

Tuan rumah sempat memberikan respon positif di paruh kedua pertandingan ketika Raphinha sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-61. Akan tetapi, mentalitas juara Real Madrid kembali berbicara di menit-menit akhir. Kylian Mbappe kembali menjadi mimpi buruk publik tuan rumah lewat gol krusialnya di menit ke-87, sekaligus memastikan kemenangan 2-1 untuk tim tamu.

Kekalahan menyakitkan di El Clasico ini merupakan akumulasi dari penderitaan Blaugrana yang beberapa hari sebelumnya juga babak belur di tangan Paris Saint-Germain. Dalam duel sengit Liga Champions di Parc des Princes, Barcelona digilas dengan skor 2-4. Gol-gol dari Desire Doue, Lucas Hernandez, Vitinha, dan Fabian Ruiz memastikan wakil Prancis tersebut meredam perlawanan sengit yang sempat diberikan oleh wonderkid Lamine Yamal dkk.

Situasi ini jelas memaksa jajaran pelatih Barcelona untuk segera mengevaluasi total konsistensi tim. Jika tidak segera bangkit dari rentetan hasil negatif ini, ambisi mereka dalam perburuan gelar juara Liga Spanyol maupun Liga Champions musim ini dipastikan bakal berada di ujung tanduk.