Kunjungan Manchester United ke markas Chelsea di Stamford Bridge berubah menjadi mimpi buruk dalam durasi hanya 83 detik saja. Di saat Michael Carrick sangat membutuhkan ketenangan dari para pemain seniornya, bek tengah Lisandro Martinez justru melakukan aksi ugal-ugalan yang berujung kartu merah langsung. Mantan pemain Ajax Amsterdam itu kedapatan menyikut wajah Wesley Fofana di kotak terlarang saat situasi sepak pojok, memaksa wasit meninjau VAR dan memberikan hadiah penalti sekaligus pengusiran.
Keputusan fatal tersebut terjadi ketika Setan Merah tertinggal satu gol akibat aksi Morgan Rogers. Hanya dalam tempo satu menit lebih sedikit, petaka ganda menghantam kubu tamu: kebobolan gol kedua lewat titik putih dan harus bermain dengan sepuluh orang pemain di sisa 27 menit waktu normal. Situasi ini praktis mematikan momentum kebangkitan yang sempat dibangun Bruno Fernandes dan kolega sepanjang babak pertama yang tampil cukup menjanjikan.
Dilansir dari BBC Sport, sejumlah pengamat sepak bola melontarkan kritik pedas terhadap tindakan ceroboh bek asal Argentina tersebut. Mantan bek Liverpool, Stephen Warnock, menyebut tindakan Martinez sangat merugikan rekan setimnya yang tengah berjuang di atas lapangan hijau. Sementara itu, Joe Cole melontarkan pernyataan lebih telak dengan menyebut sang pemain terlalu sering berada di 'tempat kejadian perkara' dari rentetan hasil buruk yang menimpa klub Manchester Merah musim ini.
Hasil minor dalam lawatan ke London ini semakin memperpanjang tren negatif Setan Merah yang kini telah melewati sembilan pertandingan tanpa satupun kemenangan di semua kompetisi. Catatan kelam tersebut menjadi periode terburuk klub sejak musim 1988-1989, membuat posisi pelatih kepala semakin berada di bawah tekanan besar. Ancaman degradasi nyata di depan mata, sementara ujian berat berikutnya sudah menanti di panggung Eropa menghadapi AS Roma di Old Trafford.
Tekanan kini berada di pundak sang juru taktik untuk segera mengangkat mentalitas skuadnya sebelum terlambat. Meskipun penampilan babak pertama sempat memberikan secercah harapan bagi suporter setia, kerapuhan lini belakang dan minimnya ketajaman di depan gawang menjadi PR krusial. Kehilangan sang bek tangguh karena skorsing jelang menjamu Aston Villa akhir pekan nanti bakal menjadi ujian kedalaman skuad yang sangat melelahkan.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang