Ada ketegangan yang mulai merayap di tribun pendukung Tottenham Hotspur ketika melihat bagaimana pemain baru mereka diperlakukan musim ini. Keputusan taktis dari juru taktik asal Italia, Roberto De Zerbi, mendadak jadi sorotan tajam setelah menyia-nyiakan potensi besar dari gelandang muda berbakat yang didatangkan dengan harga fantastis.
Dilansir dari FourFourTwo, klub asal London utara tersebut harus merogoh kocek sangat dalam hingga sekitar Rp1,7 Triliun untuk memboyong sang gelandang dari rival sekota, West Ham United. Gelandang berusia 22 tahun itu digadang-gadang sebagai kepingan puzzle yang hilang untuk memperkuat lini tengah tim.
Akan tetapi, keanehan justru terjadi di atas lapangan hijau. Alih-alih dimainkan pada posisi naturalnya di lini tengah bagian dalam, sang pemain justru kerap dipaksa mengemban peran sebagai gelandang serang nomor 10. Eksperimen ini terbukti gagal total dan berujung pada kritik publik yang kian memanaskan atmosfir ruang ganti klub.
Masalah utama bermula dari keengganan sang pelatih mengubah formasi pakem 4-2-3-1 miliknya, sementara stok pengatur serangan murni sedang menipis akibat badai cedera panjang. Kehadiran gelandang mahal tersebut seharusnya dimaksimalkan untuk memutus rantai kebuntuan alur bola dari lini belakang menuju lini depan, sektor yang musim lalu kerap menjadi titik lemah paling kronis.
Statistik membuktikan bahwa pemain bernomor punggung tersebut justru sangat piawai dalam melakukan tekel bersih, dribel sukses, serta kreasi peluang ketika beroperasi sedikit lebih ke dalam. Namun, De Zerbi malah lebih memilih menduetkan Sandro Tonali dan Rodrigo Bentancur di pos double pivot, menciptakan jarak lini tengah yang terasa tumpul dan miskin kreativitas.
Jika De Zerbi tidak segera mengubah pendekatan taktiknya dalam waktu dekat, potensi besar pembelian termahal musim panas ini bakal terbuang sia-sia. Tekanan dari tribun penonton tentu akan semakin menumpuk jika klub gagal merangksek naik dari zona papan bawah klasemen sementara Liga Inggris.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang