Kebangkitan Bologna di bawah komando pelatih anyar Raffaele Palladino menyita perhatian publik Serie A setelah mencatat kemenangan beruntun keempat mereka. Winger andalan Riccardo Orsolini secara terbuka menyatakan timnya kembali menikmati permainan sepak bola, yang sekaligus menjadi pukulan telak bagi kinerja pelatih sebelumnya.

Situasi sempat terlihat suram bagi Rossoblu ketika mereka mengawali musim secara, di mana mereka hanya mampu mengamankan satu poin dari empat pertandingan perdana Serie A di bawah asuhan Domenico Tedesco. Rentetan hasil buruk tersebut membuat manajemen klub harus mengambil keputusan tegas dengan memecat Tedesco pada 16 September lalu demi menyelamatkan musim.

Transformasi drastis langsung terasa di ruang ganti tim sejak kedatangan sang juru taktik baru. Dilansir dari Football Italia, Orsolini mengakui bahwa pelatih datang dalam situasi mendesak namun berhasil menyatukan kembali skuad yang sempat kehilangan arah usai ditinggal beberapa pilar penting pada bursa transfer musim panas lalu.

Menariknya, saat membahas membaiknya atmosfer tim, Orsolini dengan sengaja menyebut deretan pelatih terdahulu seperti Thiago Motta dan Vincenzo Italiano, namun sama sekali tidak memasukkan nama Tedesco dalam daftar tersebut. Sindiran halus ini mempertegas betapa kontrasnya suasana internal tim saat ini dibanding awal musim.

Kemenangan 2-1 atas Parma lewat sumbangan gol Orsolini—yang baru pulih dari cedera paha—kini membawa Bologna merangsek naik di papan klasemen sementara. Konsistensi meraup poin penuh dalam empat laga terakhir menjadi modal berharga bagi skuad asuhan Palladino untuk menatap persaingan ketat selanjutnya.