Ketegangan melanda kubu Manchester United setelah kapten tim, Bruno Fernandes, dikabarkan semakin dekat dengan pintu keluar Old Trafford. Gelandang asal Portugal ini mendapati dirinya diparkir di bangku cadangan dalam laga akhir pekan lalu menyusul kritik terbuka yang ia layangkan kepada manajer Michael Carrick. Situasi panas ini langsung dimanfaatkan oleh klub La Liga, Atletico Madrid, yang dikabarkan tengah mengamankan kepindahan sang playmaker pada bursa transfer Januari mendatang.
Hubungan antara sang kapten dan publik Old Trafford tampak merenggang setelah kekalahan telak 3-0 dari Bournemouth. Publik tribun sempat meneriakkan nama Michael Carrick sembari melontarkan cemoohan kepada para pemain. Dilansir dari FourFourTwo, situasi internal yang memanas ini membuat pemain berusia 32 tahun itu mempertimbangkan serius masa depannya setelah mencatatkan 111 gol dan 109 penampilan impresif dalam 338 laga bersama Setan Merah.
Tekanan semakin menumpuk di pundak manajemen Setan Merah menyusul kritik tajam dari para legenda klub. Gary Neville secara terbuka menyebut sang gelandang telah mengecoh sang pelatih, sementara Roy Keane menyoroti mentalitas skuad musim ini. Di sisi lain, Los Rojiblancos melihat peluang emas untuk mendatangkan kreator serangan berpengalaman guna menambal lini tengah mereka yang sempat kehilangan sentuhan magis sejak kepergian Antoine Griezmann.
Kendati demikian, melepas seorang pemain yang menyumbangkan 20 assist pada musim lalu di tengah performa tim yang sedang goyah diprediksi bakal memicu kemarahan besar dari para suporter. Terlebih lagi, nilai pasar sang pemain saat ini ditaksir mencapai sekitar Rp595 Miliar berdasarkan valuasi Transfermarkt. Tantangan terbesar Atletico kini tinggal meyakinkan manajemen United di tengah kemarahan suporter terhadap jajaran petinggi klub.
Kontrak sang bintang sebenarnya masih berjalan hingga akhir musim 2026/27, lengkap dengan opsi perpanjangan satu tahun otomatis dari klub. Namun, retaknya hubungan dengan jajaran staf kepelatihan membuat rumor kepindahan ke Spanyol kian kencang berhembus. Apakah Setan Merah benar-benar akan merelakan kepergian sang maestro lapangan tengah di tengah badai krisis musim ini?
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang