Kembalinya bintang tinju dunia asal Meksiko, Canelo Alvarez, ke atas ring berbuah manis setelah ia sukses merebut kembali sabuk juara dunia kelas menengah super WBC. Bertarung di Riyadh, Canelo menunjukkan dominasi kelas wahid untuk menundukkan penantang tangguh yang sebelumnya belum terkalahkan, Christian Mbilli, lewat keputusan mutlak.

Pertarungan ini menandai kembalian sang superstar setahun usai kekalahan mengejutkan dari Terence Crawford. Pada paruh awal laga, Mbilli sempat memberikan tekanan hebat dan mendesak Canelo ke tali ring melalui rentetan pukulan sibuk. Namun, pengalaman berbicara banyak ketika Canelo Alvarez mulai mengendalikan jalannya pertarungan secara penuh sejak ronde keenam.

Mengandalkan kombinasi upper cut kanan dan hook mematikan, petinju berusia matang ini membongkar pertahanan Mbilli sekaligus meredam agresivitas lawannya. Meski sempat terjadi pengurangan poin bagi sang juara di ronde kedelapan akibat pukulan ke arah belakang kepala, dominasi Canelo tidak terbendung hingga ronde pamungkas ditutup.

Para juri akhirnya memberikan kemenangan mutlak bagi sang veteran dengan skor 115-112, 116-111, dan 117-110. Dilansir dari Sky Sports, pencapaian ini terasa begitu emosional setelah berkarier profesional selama 21 tahun dan merebut gelar juara dunia pertamanya 16 tahun lalu.

Sementara itu, dalam partai pendukung di malam yang sama, Jaime Munguia sukses mempertahankan sabuk juara kelas menengah super WBA usai melewati ujian berat dari Nikita Zon. Di sisi lain, petinju jangkung Rafael Espinoza juga memastikan diri tetap memegang sabuk juara dunia kelas bulu WBO usai menang TKO atas Ricardo Blandon pada ronde ketiga.