Kemenangan perdana Inter Milan di ajang Champions League musim ini harus dibayar dengan situasi yang menegangkan di atas lapangan. Menjamu Shakhtar Donetsk di San Siro, Nerazzurri sukses mengamankan tiga poin krusial lewat skor tipis 1-0 berkat gol semata wayang dari Carlos Augusto di babak kedua. Pertandingan ini berjalan tidak mudah bagi tuan rumah, terutama setelah mereka harus bermain dengan 10 orang akibat kartu merah yang diterima oleh Alessandro Bastoni menjelang akhir paruh pertama.
Situasi memanas ketika bek Timnas Italia tersebut harus mandi lebih cepat setelah diganjar dua kartu kuning hanya dalam kurun waktu dua menit saja. Ia terlibat insiden dorong-mendorong dengan pemain lawan, Oleh Ocheretko, di kotak penalti saat menunggu umpan silang dari rekan setimnya. Keputusan ceroboh tersebut langsung memicu reaksi keras dari sang pelatih, Cristian Chivu, yang menyoroti betapa krusialnya mengontrol emosi di laga ketat Eropa.
Dilansir dari Football Italia, juru taktik asal Rumania itu tidak menutup mata bahwa anak asuhnya telah bertindak naif di lapangan. "Saya tidak melihat detailnya secara utuh, tapi dia terpancing dan itu adalah tindakan yang naif," ujar Chivu dalam sesi konferensi pers pascalaga. Sang pelatih menambahkan bahwa hilangnya kontrol kepala dingin sering kali menjadi duri dalam daging yang bisa merusak momentum tim secara keseluruhan di panggung Liga Champions.
Memasuki ruang ganti saat jeda turun minum dengan kedudukan masih sama kuat, Chivu langsung mengumpulkan para penggawa La Beneamata untuk melakukan evaluasi cepat. Mantan bek tangguh tersebut meminta agar seluruh skuad tidak terpancing provokasi lanjutan dan siap menghadapi jalannya sisa laga yang bakal berjalan kotor serta melelahkan secara fisik. Instruksi tegas ini terbukti ampuh meredam kepanikan, sehingga lini belakang tetap solid meski tampil pincang.
Tambahan tiga angka ini membuat posisi wakil Italia tersebut mulai bernapas lega setelah mengoleksi tiga poin dari tiga pertandingan awal fase grup. Tantangan berikutnya sudah menanti di depan mata, di mana mereka harus terbang menghadapi Feyenoord pada awal November mendatang. Sebelum itu, fokus armada Chivu harus segera dialihkan kembali ke pentas domestik Serie A saat menjamu Fiorentina akhir pekan nanti.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang