Derby della Madonnina akhir pekan ini menyisakan luka mendalam bagi kubu Inter Milan setelah mereka harus mengakui keunggulan rival sekota dengan skor 3-1. Hasil minor ini sekaligus memperpanjang catatan buruk sang pelatih dalam duel sarat gengsi tersebut di kompetisi Serie A.

Pasukan Nerazzurri sempat dikejutkan oleh dua gol cepat lawan melalui aksi Christian Pulisic dan Adrien Rabiot ketika laga baru berjalan sepuluh menit. Upaya bangkit sempat terlihat lewat tandukan Alessandro Bastoni memanfaatkan sepak pojok, namun dominasi penguasaan bola setelahnya gagal berbuah manis.

Selepas pertandingan, pelatih Cristian Chivu blak-blakan mengakui timnya tampil dengan pendekatan yang keliru sejak menit awal. Badai flu yang menerpa skuad menjelang pertandingan memaksa juru taktik asal Rumania itu melakukan sejumlah eksperimen susunan pemain yang berujung petaka di atas lapangan hijau.

Masalah krisis kebugaran membuat lini depan kehilangan ketajaman standar mereka akibat beberapa pilar mengalami demam tinggi dan muntah-muntah. Kondisi darurat tersebut memaksa perubahan drastis dalam skema taktik yang sayangnya gagal meredam agresivitas lini tengah lawan sepanjang paruh pertama pertandingan.

Kekalahan perdana di kompetisi domestik musim ini tentu menjadi alarm darurat bagi internal klub untuk segera berbenah sebelum jadwal padat kembali menghadang. Evaluasi mendalam mengenai mentalitas bertanding wajib segera dilakukan demi mengembalikan mental juara seperti musim lalu.