Derby della Madonnina perdana bagi Ruben Amorim berjalan jauh di luar ekspektasi setelah sukses membawa timnya meraih kemenangan krusial. Tekanan sempat menghimpit sang pelatih usai kekalahan kandang 4-2 dari Bologna pada tengah pekan lalu, namun situasi langsung berubah drastis di San Siro. Kemenangan atas sang rival sekota membuktikan bahwa AC Milan masih memiliki kapasitas untuk bangkit meski proses adaptasi masih panjang.

Diego Moreira tampil sebagai pembeda lewat satu gol tendangan bebas serta dua assist matang untuk Christian Pulisic dan Adrien Rabiot yang membawa tim unggul cepat 2-0 dalam sepuluh menit awal. Meskipun Alessandro Bastoni sempat memperkecil kedudukan lewat tandukan memanfaatkan sepak pojok Hakan Calhanoglu, lini pertahanan tetap disiplin meredam gempuran lawan di sisa waktu pertandingan.

Amorim mengakui bahwa kembalinya beberapa pilar penting seperti Mario Gila, Moreira, dan Rabiot memberikan dampak masif secara kualitas maupun karakter latihan. Kehadiran para pemain ini membuat pendekatan taktik berjalan sangat berbeda dibanding ketika ditekuk Bologna. Kontribusi pengalaman dari Luka Modric di lini tengah juga turut membantu menjaga penguasaan bola pada babak kedua.

Meski larut dalam euforia malam yang luar biasa bagi para suporter, sang juru taktik tetap membumi dan mengingatkan potensi naik turunnya performa tim ke depan. Ia menegaskan bahwa proyek besar ini membutuhkan waktu dan tidak bisa instan, termasuk menjawab ambisi pemilik klub Gerry Cardinale yang mematok target Scudetto musim ini.