Klub raksasa Brasil, Corinthians secara resmi menunjuk Clarence Seedorf sebagai juru taktik baru untuk menyelamatkan tim dari ancaman degradasi. Penunjukan ini menjadi panggung kepelatihan pertama bagi legenda sepak bola asal Belanda tersebut sejak tahun 2019 silam. Manajemen klub mengikat sang pelatih dengan kontrak resmi yang akan berdurasi hingga akhir tahun depan guna mendongkrak performa tim di papan klasemen.
Situasi pelik kini tengah menimpa klub yang diperkuat oleh penyerang asal Belanda, Memphis Depay tersebut. Tim saat ini harus puas terdampar di peringkat ke-16 dari 20 kontestan di kompetisi Liga Brasil, atau hanya berjarak satu tingkat saja dari zona degradasi yang sangat menakutkan. Tekanan besar langsung berada di pundak Seedorf untuk segera mengembalikan mental bertanding skuad asuhannya setelah rentetan hasil buruk yang terus menerus mendera.
Kedatangan mantan gelandang elegan AC Milan dan Real Madrid ini sekaligus menggantikan posisi pelatih sebelumnya, Fernando Diniz, yang harus rela dipecat pada Rabu lalu. Pemecatan tersebut terjadi tak terhindarkan usai tim menelan tujuh kekalahan beruntun secara mengenaskan di liga domestik. Manajemen tentu berharap pengalaman luar biasa Seedorf semasa aktif sebagai pemain dapat mendongkrak motivasi ruang ganti yang sedang berada di titik nadir.
Perjalanan karier kepelatihan Seedorf sendiri sejatinya masih menyisakan tanda tanya besar mengingat minimnya kesuksesan yang pernah ia raih di pinggir lapangan. Mantan pemain yang pernah merumput di Brasil bersama Botafogo ini terakhir kali membesut tim nasional Kamerun lebih dari tujuh tahun lalu. Tiga pengalaman sebelumnya menangani klub termasuk AC Milan pada tahun 2014 dan Deportivo La Coruña pada 2018 selalu berakhir dalam kurun waktu kurang dari enam bulan saja.
Meski demikian, statusnya sebagai satu-satunya pemain yang mampu menjuarai Liga Champions dengan tiga klub berbeda tetap meninggalkan warisan sejarah yang masif. Dilansir dari ESPN FC, tantangan di Brasil ini akan menjadi ujian terberat dalam karier kepelatihannya untuk membuktikan kapasitas taktikal di level tertinggi. Seluruh suporter kini menantikan magis baru dari sang legenda di pinggir lapangan hijau.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang