Stadion Grande Torino sempat bergemuruh ketika Torino memegang kendali permainan dan unggul lebih dulu berkat gol Che Adams di babak pertama. Tren positif tuan rumah yang membukukan tiga kemenangan beruntun membuat publik tuan rumah di ambang pesta lanjutan di pentas Serie A. Namun, badai cedera dan kelelahan fisik di paruh kedua mengubah segalanya secara dramatis, memaksa lini belakang tuan rumah takluk di menit-menit akhir pertandingan.
Meski tampil tanpa sejumlah pilar penting akibat cedera, skuad Como di bawah racikan taktik yang jitu menolak menyerah begitu saja di kandang lawan. Tekanan bertubi-tubi yang dilancarkan tim tamu akhirnya membuahkan hasil krusial ketika Nico Paz mengambil alih panggung lapangan hijau. Gelandang muda berbakat ini tidak hanya menjadi otak serangan, tetapi juga motor kebangkitan tim yang membakar semangat rekan-rekannya di sisa waktu normal.
Memasuki 10 menit terakhir, pertahanan Torino yang digalang dengan ketat mulai menunjukkan celah kelelahan yang fatal. Gol penyeimbang lahir dari sundulan terarah Jacobo Ramon menyambut umpan silang manis dari Nico Paz di tiang jauh pada menit ke-81. Tak berselang lama, giliran Nico Paz sendiri yang mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan akurat memanfaatkan operan silang Yan Couto untuk membalikkan keadaan menjadi 2-1 bagi tim tamu.
Belum cukup memimpin, Como memberikan pukulan telak penutup pada masa injury time babak kedua melalui aksi brilian Martin Baturina. Memanfaatkan blunder fatal di lini pertahanan tuan rumah, Baturina dengan tenang melepaskan tembakan terukur yang menaklukkan penjaga gawang Lucas Perri. Kemenangan tandang 3-1 ini menjadi bukti mentalitas baja Como sekaligus memutus tren impresif Torino di kandang sendiri secara menyakitkan.
Rincian Pertandingan Serie A
| Tim | Pencetak Gol | Menit |
|---|---|---|
| Torino | Che Adams | 24' |
| Como | Jacobo Ramon | 81' |
| Como | Nico Paz | 87' |
| Como | Martin Baturina | 92' |
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang