Badai tengah menghantam internal Timnas Portugal setelah kapten veteran mereka mendapatkan sanksi tegas dari otoritas sepak bola tertinggi negara tersebut. Dilansir dari BBC Sport, Cristiano Ronaldo resmi dijatuhi hukuman larangan beraktivitas selama 30 hari menyusul insiden kontroversial yang terjadi pada jeda internasional bulan lalu di ajang UEFA Nations League.

Konflik ini bermula ketika sang penyerang bintang meninggalkan pemusatan latihan tim nasional pada September lalu. Keputusan drastis itu diambil pemain berusia 41 tahun tersebut setelah dirinya hanya menjadi pemain cadangan yang tidak dimainkan saat melawan Norwegia, serta mengetahui bahwa ia tidak akan diturunkan sebagai starter dalam laga berikutnya menghadapi Denmark.

Situasi semakin memanas ketika penyerang Al-Nassr tersebut mengeluarkan pernyataan terbuka yang panjang. Dalam rilisnya, ia menuding sang pelatih telah dua kali mengingkari janji dan melakukan pelanggaran kepercayaan yang mutlak, yang membuat hubungannya dengan staf kepelatihan retak di tengah ketatnya persaingan kompetisi.

Dewan disiplin federasi sepak bola Portugal sebelumnya telah menjatuhkan skorsing sementara pada 9 Oktober lalu. Hingga pada hari Senin, dewan resmi mengonfirmasi bahwa seluruh dakwaan terhadap sang bintang telah diterima sepenuhnya, sekaligus menjatuhkan sanksi denda finansial sebesar 255 Euro atau sekitar Rp4,3 Juta atas tindakan meninggalkan skuad.

Keputusan berat ini tentu menjadi pukulan telak bagi dinamika ruang ganti Selecao das Quinas di tengah ambisi mereka mempertahankan performa di kancah internasional. Publik kini menanti bagaimana kelanjutan hubungan sang megabintang dengan skuad nasional menyusul sanksi disiplin resmi yang telah resmi diketok oleh federasi.