Badminton Indonesia kembali bersiap menghadapi ujian berat dalam lawatan tur Eropa. Sebanyak 14 wakil terbaik dipastikan turun gunung memburu prestasi puncak di ajang bergengsi French Open 2026 yang dihelat di Arena Grand Paris, Prancis, pada 20 hingga 25 Oktober 2026 mendatang. Turnamen berlabel BWF Super 750 ini menyediakan total hadiah fantastis senilai US$950 ribu atau setara dengan Rp17,1 miliar, yang dipastikan bakal memancing persaingan sengit sejak babak pertama.
Pasukan Merah Putih datang dengan kepercayaan diri selangit setelah mencatatkan hasil positif dalam beberapa ajang terakhir. Momentum kebangkitan ini dipimpin langsung oleh Fajar Alfian bersama partnernya yang tergabung dalam barisan ganda putra. Sektor ini mendominasi kekuatan kontingen Indonesia dengan mengirimkan total lima pasangan, termasuk kombinasi anyar hingga pemain muda potensial yang siap memberikan kejutan di tanah Eropa.
Selain Fajar dan rekan-rekan, sektor tunggal putra juga membawa amunisi tangguh yang dihuni oleh Jonatan Christie serta beberapa pemain muda berbakat. Mereka diharapkan mampu berbicara banyak di tengah kepungan pebulu tangkis elite dunia. Sementara itu, beban di sektor tunggal putri sepenuhnya akan dipikul oleh Putri Kusuma Wardani yang menjadi satu-satunya wakil tersisa di nomor tersebut untuk mengamankan asa Merah Putih.
Skuad Garuda menatap turnamen Super 750 ini dengan status berada di atas angin. Gelar juara dari Denmark Open 2026 serta panen medali di Kejuaraan Dunia BWF 2026 menjadi bahan bakar mental yang krusial. Konsistensi permainan di lapangan nanti akan menjadi kunci utama bagi para atlet untuk mengatasi tekanan publik Arena Grand Paris serta memperebutkan mahkota juara.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang