Dua pilar penting Thom Haye dan Dion Markx menorehkan tinta emas dalam karier sepak bola mereka sepanjang tahun 2026. Kedua pemain andalan ini sukses mengawinkan gelar juara kompetisi domestik bersama klub kebanggaan Tanah Air dengan trofi bergengsi di level internasional bersama Timnas Indonesia. Keberhasilan ini tidak hanya mendongkrak status mereka di panggung sepak bola nasional, tetapi juga mempertegas dominasi pemain yang berkarier di dalam negeri.

Kesuksesan besar tersebut bermula ketika Persib Bandung mengunci gelar juara Super League musim 2025/2026. Kepastian trofi hattrick ini diraih Maung Bandung setelah bermain imbang tanpa gol kontra Persijap Jepara pada laga pemungkas liga. Mengoleksi 79 poin yang identik dengan Borneo FC, Persib berhak atas mahkota juara berkat keunggulan rekor head-to-head. Di sinilah Thom Haye tampil sebagai motor penggerak lini tengah dengan catatan 28 penampilan, menyumbangkan lima gol serta enam assist krusial bagi klub.

Sementara itu, Dion Markx juga memegang peranan sebagai bagian dari skuad jawara tersebut sebelum akhirnya menjalani masa peminjaman ke Persita Tangerang. Usai gemilang di level klub, momentum positif berlanjut ketika keduanya mendapat panggilan memperkuat skuad Garuda asuhan pelatih John Herdman. Kehadiran mereka memberi kedalaman skuad yang matang untuk menghadapi ketatnya persaingan di ajang FIFA ASEAN Cup 2026 yang menyita perhatian publik.

Puncak kejayaan terjadi tatkala Timnas Indonesia sukses mengamankan trofi perdana FIFA ASEAN Cup setelah melibas Thailand lewat drama adu penalti 4-2. Pertandingan berjalan sangat sengit hingga papan skor imbang 2-2 selama 120 menit penuh sebelum akhirnya Garuda keluar sebagai pemenang di Stadion Utama. Bagi Haye dan Markx, trofi internasional ini melengkapi pencapaian domestik mereka, membuktikan kapasitas mental juara di level klub maupun negara dalam tahun yang sama.

Kombinasi pengalaman Thom Haye sebagai pengatur tempo senior dan kontribusi Dion Markx di lini belakang memperlihatkan bagaimana kedalaman skuad memberikan dampak instan. Catatan manis mengawinkan gelar Liga Super dan turnamen Asia Tenggara ini tentu menjadi suntikan moral luar biasa. Terlebih lagi, skuad Garuda kini tengah bersiap menatap tantangan lebih besar berikutnya di ajang Piala Asia 2027.