Stadio Olimpico mendadak terdiam setelah Real Madrid melakukan aksi comeback sensasional untuk menaklukkan AS Roma dengan skor tipis 4-3. Duel sarat gengsi di ajang Liga Champions ini menyajikan drama tujuh gol, di mana pasukan asuhan Jose Mourinho sempat tertinggal dua gol sebelum akhirnya membalikkan keadaan di menit-menit akhir pertandingan.

Pertandingan sempat diwarnai kejutan jelang sepak mula ketika Vinicius Junior dipastikan mendapat sanksi larangan bermain empat laga domestik, namun ia tetap diturunkan di ibu kota Italia. Tuan rumah tampil trengginas setelah Marten De Roon membuka keunggulan di menit ke-20 lewat tembakan terarah yang sempat berbelok arah. Kylian Mbappe sempat menyamakan kedudukan melalui aksi individu brilian yang menandai penampilan ke-100 nya di kompetisi elit Eropa pada usia 27 tahun.

Memasuki babak kedua, Giallorossi yang kini dibesut Gian Piero Gasperini sempat di atas angin lewat dua gol tambahan dari Donyell Malen pada menit ke-51 dan ke-57. Tertinggal 1-3 membuat Los Blancos meningkatkan intensitas serangan secara drastis, memaksa Mourinho melakukan pergantian taktik termasuk menarik keluar Vinicius untuk memasukkan amunisi segar di lini depan.

Tekanan bertubi-tubi dari tim tamu akhirnya membuahkan hasil manis ketika laga memasuki fase krusial di sepuluh menit terakhir. Gol dari Carlos Espi pada menit ke-83 membuka asa, sebelum sundulan tajam Endrick memanfaatkan sepak pojok menyamakan kedudukan di menit ke-85, membakar semangat tribun pendukung tim tamu.

Puncak drama terjadi pada masa stoppage-time ketika Antonio Rudiger sukses mencetak gol kemenangan penentu memanfaatkan situasi bola mati. Kemenangan dramatis ini mendongkrak posisi Real Madrid di klasemen sementara fase liga Champions sekaligus memberi memori manis bagi sang pelatih sekembalinya ke stadion yang pernah ia cintai.