Old Trafford mendadak menjadi saksi bisu salah satu drama paling menyesakkan musim ini ketika Manchester United nyaris menanggung malu besar. Tertinggal dua gol cepat dalam waktu empat menit saja, Setan Merah harus berjuang mati-matian sebelum akhirnya memaksa laga berakhir dengan skor imbang 4-4 kontra Aston Villa, Senin (9/11) dini hari WIB. Namun, alih-alih merayakan kebangkitan dramatis, satu poin tambahan ini justru memastikan posisi mereka resmi terperosok ke zona merah.
Pertandingan baru berjalan satu menit ketika gawang tuan rumah sudah jebol lewat aksi Alysson Edward. Belum sempat pendukung tuan rumah menarik napas, petaka kembali datang di menit keempat setelah Nicolas Jackson sukses memanfaatkan bola liar dari sepakan Edward yang gagal diamankan sempurna oleh penjaga gawang. Beruntung, mentalitas Bruno Fernandes dan kolega sempat menyala di sisa babak pertama, di mana sang kapten memperkecil kedudukan via titik putih pada menit ke-16, sebelum Youri Tielemans menyamakan skor menjadi 2-2 jelang turun minum memanfaatkan kreasi Noussair Mazraoui.
Alih-alih bangkit di paruh kedua, lini pertahanan tuan rumah kembali keropos dengan kebobolan dua gol kilat. Eksekusi penalti John McGinn pada menit ke-48 dan sontekan Leon Goretzka lima menit berselang membawa tim tamu terbang jauh memimpin 4-2. Keunggulan tersebut bertahan hampir sepanjang sisa babak kedua, membuat atmosfer stadion kian mencekam bagi publik tuan rumah yang melihat tim kesayangan mereka berada di ambang kekalahan memalukan.
Ketika laga tampak akan berakhir untuk kekalahan tuan rumah, keajaiban injury time tercipta di Old Trafford. Masuk di masa tambahan waktu, Joshua Zirkzee menghidupkan asa lewat golnya di menit kedua usai meneruskan umpan silang Patrick Dorgu. Puncak drama terjadi pada menit keenam injury time ketika Dorgu sendiri yang mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan tajam menyambut sepak pojok matang, memaksa kedudukan akhir imbang 4-4.
Meski menunjukkan ketangguhan mental luar biasa di pengujung laga, hasil ini sama sekali tidak bisa menutupi krisis yang sedang melanda tim. Tambahan satu angka membuat mereka tertahan di papan bawah klasemen dengan koleksi delapan poin, terpaut satu angka saja dari Coventry City yang berdiri di batas aman zona degradasi. Situasi pelik ini tentu menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan pelatih Michael Carrick, yang musim ini awalnya digadang-gadang bakal bersaing di papan atas justru harus merana di zona merah Liga Inggris pekan kesepuluh.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang