Sebuah momen dramatis dan memilukan tersaji di Liga Argentina ketika Rosario Central sempat merayakan gelar juara liga secara keliru sebelum akhirnya disusul oleh Boca Juniors. Para pemain dan suporter tuan rumah tadinya bersuka cita di Stadion Gigante de Arroyito usai menaklukkan Estudiantes de Río Cuarto dengan skor 2-0 lewat kontribusi gol dari Julián Fernández dan Emanuel Coronel. Di saat bersamaan, laga rival abadi mereka tengah berjalan ketat tanpa gol yang membuat posisi puncak klasemen sementara berada di tangan mereka.

Namun, petaka sekaligus kejutan terjadi di La Bombonera ketika pertandingan memasuki menit ke-95. Penyerang andalan Enner Valencia sukses mencetak gol krusial yang membawa Boca menang dramatis 1-0 atas Defensa y Justicia. Gol penentu di ujung laga ini langsung mengubah peta persaingan papan atas, mengantarkan Boca mengumpulkan total 63 poin dan berhak mengamankan titel juara dengan keunggulan tipis satu angka saja atas Rosario di tangga klasemen akhir.

Berita dari pertandingan lain yang berjarak lebih dari 300 kilometer itu awalnya sempat memicu kebingungan hebat di antara pendukung setia Rosario. Sempat muncul perdebatan sengit di lapangan terkait potensi pelanggaran terhadap kiper Matías Borgogno sebelum gol disahkan, yang justru semakin memicu perayaan prematur di tribune penonton. Para pemain tuan rumah bahkan sempat memanjat pagar pembatas dan suporter merangsek masuk ke lapangan hijau untuk menyambut trofi yang mereka kira sudah berada dalam genggaman.

Ketika wasit memastikan gol tersebut sah dan laga usai, suasana tribun yang tadinya bergemuruh seketika berubah menjadi keheningan dan tangis kekecewaan dari para penggawa tuan rumah. Pelatih Jorge Almirón secara terbuka mengakui bahwa timnya kehilangan fokus akibat euforia suporter yang terlalu cepat merayakan hasil akhir. Meskipun harus menelan pil pahit, suporter tetap memberikan apresiasi berupa tepuk tangan berdiri untuk menghibur perjuangan skuad sepanjang musim ini.

Di kubu seberang, sang kapten Leandro Paredes tak kuasa menyembunyikan emosi luar biasa usai memastikan timnya keluar sebagai kampiun. Dilansir dari ESPN FC, sang gelandang menegaskan bahwa dirinya tidak pernah berhenti percaya hingga detik terakhir demi mewujudkan mimpi mengangkat trofi di stadion kebanggaan tersebut. Kesuksesan dramatis ini sekaligus memastikan tiket otomatis menuju ajang Copa Libertadores bagi skuad asuhan Rodolfo Arruabarrena.