Mantan Ketua Umum The Jakmania, Ferry Indrasjarief, memberikan respons tegas terkait sanksi berat yang dijatuhkan Komite Disiplin PSSI kepada Persija Jakarta akibat insiden kerusuhan suporter. Tokoh senior suporter yang akrab disapa Bung Ferry tersebut menyarankan agar manajemen klub berjuluk Macan Kemayoran tidak perlu melakukan banding atas keputusan hukuman tersebut.
Sebelumnya, Komdis PSSI menjatuhkan sanksi larangan enam pertandingan tandang serta denda total mencapai Rp90 juta buntut dari kerusuhan suporter saat laga melawan Persita Tangerang. Rincian denda tersebut mencakup Rp30 juta akibat kericuhan di tribune penonton, ditambah denda Rp60 juta atas pelanggaran penyalaan petasan serta pelemparan flare ke dalam lapangan pertandingan.
Bung Ferry menilai bahwa hukuman larangan bertandang yang diberikan otoritas sepak bola nasional tersebut merupakan keputusan yang cukup masuk akal dan adil. Menurut pandangannya, sanksi ini harus dijadikan sebagai momentum penting untuk melakukan introspeksi mendalam bagi seluruh elemen pendukung setia Persija di masa mendatang.
"Saran saya jangan banding. Saran saya jangan banding. Ini pembelajaran aja," ujar Bung Ferry saat ditemui di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, menjelang pertandingan Arema FC. Ia menambahkan bahwa langkah tanpa banding ini jauh lebih baik ketimbang memicu polemik berkepanjangan di media sosial yang berpotensi merugikan klub.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kepercayaan yang telah diberikan oleh federasi seharusnya dijaga dengan baik oleh para suporter. Meskipun mengakui kerugian materiil yang diderita oleh tim kesayangan, Komdis PSSI dinilai menjatuhkan hukuman secara objektif berdasarkan regulasi matang, bukan sekadar atas dasar sentimen suka atau tidak suka.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang