Banyak bintang Arsenal yang meredup setelah memutuskan angkat kaki dari Stadion Highbury pada masanya. Namun, sedikit yang secara terbuka mengakui kepedihan penyesalan seperti yang dirasakan oleh Emmanuel Petit baru-baru ini. Gelandang legendaris asal Prancis tersebut dengan jujur menyebut bahwa kepindahannya ke Spanyol demi memperkuat Barcelona adalah kesalahan terbesar dalam perjalanan karier profesionalnya di dunia sepak bola.

Dilansir dari FourFourTwo, pria yang didatangkan oleh manajer legendaris Arsene Wenger pada tahun 1997 ini mengenang bagaimana masa-masa indahnya di tanah Inggris. Pada musim debutnya yang fenomenal, ia langsung mempersembahkan gelar ganda Liga Inggris dan Piala FA. Ikatan emosional yang kuat bersama para suporter setia di tribun membuat mantan gelandang tim nasional Prancis itu merasa sangat dihargai dan menemukan bentuk permainan terbaiknya.

"Saya sangat mencintai tradisi sepak bola di sana, kecepatan permainannya, hingga mentalitas pantang menyerah yang saya pelajari," kenang sang mantan pemain. Hubungan harmonis dengan publik London Utara ternyata tidak pernah ia temukan lagi ketika memutuskan hijrah ke Camp Nou pada tahun 2000. Di bawah rezim kepelatihan Lorenzo Serra Ferrer setelah kepergian Louis van Gaal, kariernya di Katalonia berjalan mandek tanpa satupun trofi diraih dalam 31 penampilan.

Rasa rindu terhadap atmosfer kompetisi Inggris pada akhirnya membuat Petit kembali ke London setahun berselang, namun ironisnya justru dengan mengenakan jersey klub rival sekota, Chelsea. Meski sempat memperkuat The Blues hingga akhirnya memutuskan gantung sepatu pada tahun 2004, bayang-bayang kejayaan masa lalunya bersama Meriam London tetap tidak tergantikan. Pengakuan jujur ini menjadi salah satu kisah transfer paling emosional dari era kejayaan Liga Inggris di pergantian milenium.