Masa-masa sulit yang tengah melanda Manchester United di pentas Premier League tampaknya mengundang perhatian dari sang mantan juru taktik. Mantan pelatih Setan Merah, Erik ten Hag, secara terbuka menyatakan bahwa ancaman turun kasta bagi klub yang pernah diasuhnya itu merupakan sebuah skenario yang sangat mungkin terjadi musim ini.

Pernyataan tersebut muncul setelah kekalahan 2-0 dari Chelsea di Stamford Bridge membuat posisi Setan Merah merosot hingga ke peringkat 17 klasemen sementara. Hanya keunggulan selisih gol yang untuk sementara waktu mampu menyelamatkan klub asal Old Trafford tersebut dari zona degradasi, menambah beban tekanan berat bagi pelatih Michael Carrick di tengah buruknya performa tim.

Situasi pelik ini tentu membangkitkan kekhawatiran tersendiri di kalangan suporter, mengingat klub peraih 20 gelar Liga Inggris itu belum pernah merasakan kepahitan degradasi sejak tahun 1974 silam. Terlebih lagi, tantangan berat sudah menanti di depan mata karena mereka harus melakoni dua pertandingan liga berikutnya menghadapi Aston Villa dan Liverpool yang dikenal selalu tampil agresif.

Dilansir dari ESPN FC, Ten Hag yang kini menjabat sebagai direktur teknik klub Belanda FC Twente menjelaskan kepada ESPN NL bahwa ketatnya persaingan liga membuat tim manapun bisa terperosok ke jurang degradasi. Menurutnya, kualitas skuad yang merata di setiap klub serta kehadiran para manajer top membuat lingkaran setan kekalahan menjadi sangat berbahaya jika sebuah tim mulai kehilangan momentum kemenangan.

Meski demikian, pelatih asal Belanda itu sempat mengenang kembali pencapaian positif selama dirinya membesut Setan Merah dari April 2022 hingga November 2024. Ia mengingatkan publik bahwa di bawah kepemimpinannya, tim mampu mengakhiri puasa gelar selama enam tahun dengan mempersembahkan trofi Carabao Cup serta Piala FA, di samping finis di peringkat ketiga pada musim perdana penugasannya.