Eks pelatih Manchester United, Erik ten Hag, akhirnya membuka suara mengenai drama panas yang melibatkan megabintang Cristiano Ronaldo selama masa kepelatihannya di Old Trafford. Dalam wawancara terbarunya yang dilansir dari BBC Sport, pelatih asal Belanda tersebut secara terbuka menyatakan bahwa sang penyerang veteran telah mengecewakan tim serta dirinya secara pribadi menyusul situasi kontroversial yang berujung pada kepergian sang pemain dari klub pada akhir tahun 2022.

Ketegangan antara kedua figur penting ini bermula ketika Ten Hag mengambil alih kursi kepelatihan pada musim panas 2022. Hubungan yang awalnya dilandasi rasa hormat mendalam mulai retak setelah sang juru taktik harus mengambil keputusan rasional demi kebutuhan taktik tim. Puncaknya terjadi ketika Ronaldo menolak tampil sebagai pemain pengganti saat menghadapi Tottenham Hotspur, yang berujung pada sanksi pencoretan dari skuad saat bertamu ke markas Chelsea pada Oktober 2022 lalu.

Situasi semakin memanas ketika penyerang tim nasional Portugal tersebut melancarkan wawancara kontroversial pada November 2022. Dalam wawancara tersebut, Ronaldo secara blak-blakan mengaku merasa dikhianati oleh klub dan menegaskan tidak memiliki rasa hormat kepada sang pelatih. Tak lama berselang, kontrak penyerang yang sempat mempersembahkan banyak trofi pada periode pertamanya itu diputus lewat kesepakatan bersama sebelum ia melanjutkan karier di Liga Arab Saudi.

Menilai aspek teknis di atas lapangan, Ten Hag membeberkan alasan di balik keputusannya sering menepikan sang penyerang. Menurutnya, kendala fisik dan kurangnya persiapan matang membuat sang pemain kesulitan memenuhi tuntutan pressing dalam sistem taktik modern yang ia terapkan. Ia menambahkan bahwa seorang pemain bintang sekalipun tetap diwajibkan bekerja keras untuk menopang kolektivitas tim, bukan sekadar mengandalkan nama besar di lapangan hijau.

Di sisi lain, publik sepak bola Portugal juga baru saja dikejutkan dengan kabar sanksi skorsing 30 hari serta denda sebesar 255 Euro atau sekitar Rp4,3 Juta yang dijatuhkan oleh Federasi Sepak Bola Portugal kepada sang kapten akibat insiden meninggalkan pemusatan latihan tim nasional bulan lalu. Sementara itu, perjalanan Ten Hag sendiri di Old Trafford telah resmi berakhir pada Oktober 2024 lalu setelah menyumbangkan gelar Piala Liga Inggris dan Piala FA bagi publik Teater Impian.