Malam magis tersaji di Stadio Giuseppe Sinigaglia ketika Como sukses menghancurkan Manchester United dengan skor telak 4-1 dalam ajang Liga Champions pada Rabu. Performa luar biasa dari skuad asuhan Cesc Fabregas ini langsung mencuri perhatian penikmat sepak bola internasional, terutama mengingat status mereka sebagai debutan di kompetisi elite benua biru tersebut.

Selepas pertandingan, pelatih asal Spanyol itu tidak bisa menyembunyikan kebanggaannya dan mendedikasikan hasil fenomenal ini untuk para suporter setia yang mendampingi klub melalui berbagai masa sulit di masa lalu. Ia berharap kemenangan monumental atas Setan Merah ini mampu membakar semangat anak-anak muda di kota tersebut untuk mengenakan jersey kebanggaan klub dengan penuh rasa percaya diri keesokan harinya.

Bintang lapangan malam itu, Nico Paz, tampil sebagai mimpi buruk lini belakang lawan dengan memborong dua gol serta menyumbang satu assist krusial untuk gol Anastasios Douvikas. Gelandang muda berbakat yang sempat mengenakan seragam Real Madrid ini menyebut malam tersebut sebagai salah satu momen terindah sepanjang karier profesionalnya yang masih sangat panjang.

Di sisi lain, Fabregas memberikan apresiasi tinggi terhadap disiplin taktik dan pressing ketat yang diperagakan timnya sepanjang 85 menit pertandingan. Mantan gelandang Arsenal, Barcelona, dan Chelsea ini menegaskan bahwa kemenangan meyakinkan tersebut merupakan bukti nyata dari identitas serta kultur permainan yang tengah ia bangun di klub.

Tambahan tiga poin penuh ini membawa Como merangsek naik ke peringkat kesembilan klasemen sementara Liga Champions usai mengoleksi dua kemenangan dari tiga laga perdana mereka. Dilansir dari ESPN FC, pencapaian luar biasa ini menegaskan bahwa kejutan yang dihadirkan oleh klub debutan asal Italia tersebut patut diwaspadai oleh raksasa Eropa lainnya.