Menatap giornata panas di markas lawan, pelatih Cesc Fabregas menegaskan bahwa skuad asuhannya sama sekali tidak ciut nyali. Datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatatkan rentetan hasil positif di berbagai ajang, Como siap mencuri hasil maksimal dari tangan sang juara bertahan, Inter Milan, di Stadion San Siro.
Musim luar biasa yang dijalani Si Biru sempat dihiasi catatan historis di pentas Eropa. Dilansir dari Football Italia, Fabregas menyebut bahwa timnya kini harus terbiasa dengan ritme baru bermain setiap tiga hari sekali. Tantangan fisik dan mental ini menjadi proses pendewasaan instan bagi klub yang tengah berambisi menancapkan kukunya di kancah sepak bola level atas.
Kendati demikian, badai cedera masih menghantui ruang ganti tim tamu. Sejumlah pilar penting seperti Moise Kean hingga Trevoh Chalobah dipastikan harus menonton rekan-rekan mereka dari pinggir lapangan, menyisakan Tasos Douvikas sebagai opsi tunggal di lini serang. Situasi pelik ini memaksa sang juru taktik untuk memutar otak dalam meracik komposisi pemain terbaiknya.
Keputusan mengejutkan juga diambil di bawah mistar gawang ketika kiper pinjaman dari Chelsea, Robert Sanchez, secara tiba-tiba dipercaya tampil sebagai starter menggantikan Jean Butez. Ketika disinggung awak media mengenai alasan taktis di balik rotasi krusial tersebut, pelatih asal Spanyol itu memilih bungkam dan menyimpannya rapat-rapat demi menjaga keharmonisan ruang ganti tim.
Bagi Fabregas, duel sarat gengsi ini pada akhirnya tetaplah bernilai tiga angka krusial di tangga klasemen Serie A. Dengan kerendahan hati mengakui sejarah besar lawan, ia memastikan pasukannya akan mengerahkan segenap tenaga di atas lapangan hijau demi membuktikan kapasitas mereka di hadapan puluhan ribu suporter tuan rumah.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang