Jelang laga lanjutan Como di ajang Serie A, pelatih kepala Cesc Fabregas memperingatkan anak asuhnya agar tidak memandang sebelah mata lawan yang akan dihadapi akhir pekan ini. Klub berjuluk Lariani tersebut dijadwalkan menjamu tim penghuni dasar klasemen, Venezia, dalam pertandingan yang menuntut konsentrasi tinggi dari seluruh pemain di atas lapangan.
Meskipun secara posisi di klasemen sementara terdapat perbedaan yang sangat mencolok, sang juru taktik asal Spanyol menilai bahwa lawan yang dihadapi memiliki potensi bahaya tersendiri. Venezia tercatat mampu memberikan banyak kesulitan bagi tim-tim besar lain seperti Lazio, Fiorentina, Napoli, hingga Inter Milan. Oleh karena itu, persiapan matang dan performa terbaik mutlak diperlukan untuk mengamankan poin penuh di kandang sendiri.
Dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan, Fabregas juga memberikan perkembangan terbaru mengenai kondisi cedera penyerang mereka. Dilansir dari Football Italia, sang pelatih menegaskan bahwa masalah kebugaran yang dialami pemain depan timnas tersebut bermula ketika sang pemain sedang menjalankan tugas negara bersama tim nasional Italia. Meski demikian, ia menegaskan tidak berniat memperpanjang polemik dan memilih fokus pada pemulihan sang pemain yang diprediksi memerlukan waktu sekitar lima pekan.
Situasi skuad yang harus menghadapi badai cedera menuntut kedalaman tim untuk bekerja lebih keras dan saling mengisi peran satu sama lain. Mantan gelandang Arsenal dan Barcelona tersebut menyoroti bagaimana sepak bola modern saat ini menuntut intensitas fisik yang jauh lebih tinggi, berimbas pada peningkatan risiko cedera akibat jadwal pertandingan yang semakin padat dan ketat dari musim ke musim.
Di sisi lain, Como sendiri menunjukkan tren positif setelah mencatatkan rentetan hasil kompetitif di berbagai ajang serta konsisten memperbaiki posisi di papan atas klasemen sementara. Ketajaman taktik saat turun minum juga menjadi salah satu kunci perbaikan performa tim di paruh kedua pertandingan, sesuatu yang terus dipertahankan oleh staf pelatih demi menjaga konsistensi permainan hingga peluit akhir berbunyi.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang