Hasil imbang 2-2 saat menjamu Juventus di Stadio Artemio Franchi meninggalkan rasa penasaran yang mendalam bagi kubu tuan rumah. Pelatih Fiorentina secara terbuka menyatakan bahwa anak asuhnya harus merasa marah karena gagal mengamankan kemenangan penuh setelah sempat memimpin dua kali dalam laga sengit tersebut.
Pertandingan baru berjalan empat menit ketika pendukung tuan rumah bergemuruh menyambut gol sundulan pembuka. Meski Juventus mampu menyamakan kedudukan lewat aksi Nick Woltemade dan Alieu Njie, La Viola tetap memberikan perlawanan sengit hingga memaksa skor imbang berkat kontribusi lini belakang mereka. Sebuah gol tambahan dari Radu Dragusin sempat tercipta, namun dianulir oleh wasit karena pelanggaran terhadap pemain lawan.
Keputusan taktik berani yang diambil pelatih dengan menurunkan pemain-pemain kreatif terbukti membuahkan performa impresif di atas lapangan. Sang juru taktik menilai bahwa para pemain mudanya tampil luar biasa menghadapi lawan tangguh, namun kurangnya ketajaman dalam memanfaatkan peluang membuat tiga angka yang sudah di depan mata harus lenyap begitu saja di akhir laga.
Tambahan satu angka ini memperpanjang catatan positif tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan terakhir, sekaligus mengangkat posisi Fiorentina keluar dari zona merah klasemen sementara. Kendati demikian, posisi mereka masih sangat rentan karena hanya unggul tipis dua angka dari zona degradasi, menuntut konsistensi lebih tinggi di laga-laga selanjutnya.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang