Mantan kapten Manchester United, Gary Neville, melontarkan kritik pedas terhadap manajemen klub menyusul kekalahan telak 0-3 dari Bournemouth di ajang Premier League di Stadion Old Trafford. Hasil minor tersebut memperpanjang tren negatif Setan Merah yang kini terpuruk di posisi lima terbawah klasemen sementara setelah hanya meraih dua kemenangan dari 12 pertandingan pembuka di semua kompetisi musim ini.

Situasi pelatih Michael Carrick kini berada di ujung tanduk menyusul performa buruk tim yang kerap melakukan kesalahan mendasar di lini pertahanan. Gol-gol dari lawan lahir dengan mudah akibat rapuhnya barisan belakang, sementara ketidakpuasan internal tim mulai mencuat ke permukaan publik di tengah tekanan besar yang terus menimpa klub.

Dalam siniar pribadinya, Neville secara terbuka menyayangkan kegagalan manajemen mendatangkan gelandang incaran utama yang justru lepas ke klub rival. Menurutnya, keputusan klub tidak merekrut pemain berkualitas tinggi akibat masalah finansial dan tumpukan utang merupakan sebuah kesalahan fatal yang berulang, ketimbang sekadar mendatangkan pemain kelas menengah.

Kemarahan Neville tidak berhenti pada lini tengah, namun juga menyoroti bobroknya sektor pertahanan yang dinilai sebagai bentuk kelalaian total dari klub. Penggunaan pemain di posisi yang tidak semestinya serta rapuhnya kombinasi pemain belakang lama memperparah rapuhnya rekor kebobolan tim dalam beberapa musim terakhir.

Tekanan kini semakin nyata bagi jajaran petinggi klub untuk segera memperbaiki strategi rekrutmen pemain pada jendela transfer berikutnya demi menyelamatkan musim kompetisi. Kegagalan berbenah secara struktural diyakini akan terus membawa klub raksasa Inggris ini terpuruk lebih dalam di kancah sepak bola domestik maupun Eropa.