Kekalahan menyakitkan 0-2 dari Chelsea akhir pekan kemarin membuat Manchester United kini terjebak dalam periode terburuk mereka dalam beberapa dekade terakhir. Skuad asuhan Michael Carrick gagal meraih kemenangan dalam sembilan pertandingan beruntun di semua kompetisi, catatan terpanjang klub sejak tahun 1984. Situasi ini langsung memicu alarm bahaya bagi seisi Old Trafford jelang jeda internasional.

Legenda klub, Gary Neville, tidak bisa menyembunyikan rasa cemasnya melihat performa mantan timnya yang terus merosot. Dilansir dari Sky Sports, Neville menilai Setan Merah tengah berada di dalam lubang hitam yang sulit, di mana mentalitas tim langsung runtuh seketika saat tertinggal lebih dulu dari lawan. Rapuhnya kedisiplinan dan ketahanan fisik membuat mereka kesulitan keluar dari tekanan.

Sorotan tajam juga diarahkan kepada bek Lisandro Martinez yang mendapat kartu merah saat bertandang ke Stamford Bridge. Neville menilai sang bek kerap melakukan kesalahan fatal beruntun yang berujung pada terciptanya gol bagi lawan. Menurutnya, lini pertahanan Manchester United saat ini jauh dari standar yang dibutuhkan untuk bersaing di level tertinggi.

Tekanan di pundak Michael Carrick dipastikan semakin berat mengingat rentetan jadwal neraka sudah menanti di depan mata. Dimulai dari ujian berat melawan AS Roma di Liga Champions pada hari Selasa, disusul duel Premier League kontra Aston Villa dan lawatan ke markas Liverpool. Jika tidak segera berbenah, ancaman nyata zona degradasi bukan lagi sekadar isapan jempol belaka bagi raksasa Inggris ini.